Wagub Sumbar Yakin LGBT Bisa Normal

Ilustrasi LGBT.
Sumber :
  • REUTERS/Jonathan Drake

VIVA – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meyakini orang yang masuk dalam kelompok Lesbian, Gay, Biseks dan Transgender (LGBT) bisa kembali hidup normal.

img_title Polisi Usut Grup WA Masukkan Pelajar Secara Acak yang Bahas LGBT hingga Orientasi Seksual

Menurut Nasrul, penanganan kelompok LGBT memang mesti dilakukan pembinaan secara rutin dan mendalam. Ia pun mencontohkan seorang LGBT yang kini dalam pembinaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak dirinci siapa yang dimaksud, namun Nasrul menyebut, orang yang mendapatkan pembinaan itu kini telah menikah dan bisa menjalani kehidupan normal layaknya orang yang memiliki kecenderungan heteroseksual.

img_title Grup Chat 'Add People as Much as You Can' Diduga Libatkan Pelajar, Polisi Koordinasi dengan Sekolah

"Bulan pertama hingga ketiga tidak bisa ereksi, dibulan ke empat baru bisa ereksi. Ini artinya, perilaku itu bisa kita ubah," ujar Nasrul.

Sebaran LGBT
Dilansir sebelumnya, Nasrul Abit menyebutkan Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang masuk dalam urutan pertama dihuni kelompok LGBT setelah Papua dan Jawa.

img_title Awal Mula Grup Chat LGBT Terbongkar, Tak Sengaja Invite Bapak Sendiri

Atas itu, Nasrul pun meminta perhatian khusus. Salah satunya adalah dengan menurunkan tim survei untuk memantau sebaran LGBT, termasuk upaya konseling bagi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NS Alfitri, salah seorang tim yang dibentuk Pemprov Sumatera Barat menyebutkan saat ini mereka telah menangani setidaknya 1.300 orang yang terinfeksi virus HIV/AIDS.

Dari jumlah itu, ujar Alfitri, banyak yang berasal dari kalangan homoseksual. "Untuk tiga bulan terakhir angka terjangkit HIV AIDS dari homoseksual cukup tinggi," ujarnya.

Menteri PPPA, Arifah Fauzi

Soal Grup Chat LGBT Berisi Anak SD dan SMP, Menteri PPPA: Harus Ditangani Secara Tegas!

Dugaan adanya grup percakapan digital yang memuat pembahasan bernuansa seksual dan melibatkan anak mendapat perhatian serius dari Menteri PPPA, Arifah Fauzi.

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut