Kapolri Perintahkan Jangan Tangkap Nelayan Cantrang

Nelayan sambut gembira penangguhan larangan penggunaan cantrang oleh pemerintah.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

VIVA – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sudah memerintahkan semua anak buahnya tidak menangkap nelayan yang masih memakai cantrang untuk menangkap ikan. Pemerintah memang melarang nelayan menggunakan cantrang karena bisa merusak biota laut, namun larangan itu ditangguhkan sampai ada solusi yang tepat dan bijaksana.

img_title Anggota Polsek Kajang Diduga Aniaya Nelayan di Dalam Sel hingga Tewas, Propam Polda Sulsel Turun Tangan

Tito menjelaskan perintah untuk tidak menangkap nelayan bercantrang saat melaut itu berdasarkan kebijakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Perintah itu diberlakukan di seluruh perairan Indonesia, termasuk di Papua Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, betul. Saya selaku Kapolri tentu dengan adanya kebijakan itu memerintahkan kepada jajaran kepolisian untuk tidak melakukan penangkapan (nelayan) cantrang sampai waktu tertentu ketika solusi sudah ditemukan. Seluruh Indonesia saya perintahkan," kata dia di Mapolda Metro Jaya, Jumat 18 Januari 2018.

img_title Kebijakan Prabowo Buka Peluang Sejahterakan Nelayan Kecil, Kampung Nelayan dan Cold Storage Dinilai Jadi Andalan

Dia mengatakan kebijakan itu keluar atas pertimbangan kemanusiaan. Sebab, belum ada solusi pada nelayan.

Maka, pelarangan penangkapan nelayan cantrang akan dilakukan sampai Kementerian Kelautan dan Perikanan punya solusi bagi nelayan ketika tak lagi menggunakan cantrang.

img_title Putus Ketergantungan BBM, Nelayan di Bali Kini Pakai Perahu Listrik

"Saya melihat bahwa ada kebijakan dari Bapak Presiden untuk kita berikan jalan keluar kepada nelayan dan ini sudah didialogkan kemarin. Dialognya jelas bahwa sambil mencari solusi untuk mekanisme cara menangkap ikan yang ramah lingkungan sementara tidak dilakukan dulu (penangkapan) kepada nelayan cantrang,” kata Tito.

“Ini masalah kemanusiaan, Bapak Presiden bicara masalah kemanusiaan artinya ini kan nelayan menyangkut masalah perut, masalah harkat martabat hidup yang sangat mendasar untuk keluarganya, kalau sekedar dilarang begitu saja tapi tidak diberikan solusi, ya mereka lapar, makanya demo, kapal dibakar oleh mereka sendiri," tambahnya. (ren)

Anggota Komisi VI DPR RI, Doni Akbar.

Fraksi Golkar Dorong Penguatan Sektor Perikanan Agar Beri Nilai Tambah Bagi Kesejahteraan Nelayan

Doni mengatakan akselerasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor kelautan dan perikanan, serta memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan nelayan

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut