JK: Cawapres Jokowi Harus Bisa Tambah Minimum 15 Persen Suara

Jokowi dan JK tampak bercanda dan tertawa bersama.
Sumber :
  • Viva.co.id/Agus Rahmat

VIVA – Wakil Presiden Jusuf Kalla ingin agar kandidat yang akan dipilih Joko Widodo untuk menjadi calon wakil presiden akan bisa menambah perolehan suara Jokowi di Pilpres sebesar minimum 15 persen. Hal itu dinilainya penting supaya Jokowi pada akhirnya kembali terpilih menjadi presiden untuk periode 2019- 2024.

5 Poin Penting Kunjungan Jokowi ke Afrika

"Pokoknya harus (mampu) menambah (perolehan suara), minimum 15 persen, begitu," ujar Jusuf Kalla alias JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 17 Juli 2018.

JK juga menilai bahwa Jokowi tidak terlalu perlu secara sengaja memilih cawapres yang memiliki basis massa Muslim yang banyak. JK berkaca kepada pengalamannya bersama Jokowi meraih 53,15 persen atau 70.997.833 suara pada Pilpres 2014.

Rocky  Gerung Seorang Republikan

Meski dirinya bukan cawapres yang khusus mewakili Muslim, Jokowi-JK pada akhirnya tetap bisa menjadi pasangan calon yang memenangi pemilu.

"Tidak bisa juga dikatakan penduduk Muslim tidak mendukung (Jokowi). Pasti (ada yang dukung)," ujar JK lagi.

Musra dan Pesan Perlawanan Presiden Jokowi

Hingga saat ini sudah disebut-sebut setidaknya empat sosok yang dipertimbangkan untuk menjadi cawapres. Mereka adalah Mahfud MD, Airlangga Hartarto, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Mahdi serta Muhaimin Iskandar. Mereka sebagian besar tokoh yang identik dengan ormas Islam besar di Indonesia.
 

Pembangunan di IKN (FOTO/ANTARA)

Pembangunan 1 Kota IKN Vs 40 Kota, Apa Rugi dan untungnya?

Pembangunan 1 Kota IKN Vs 40 Kota, Apa Rugi dan untungnya?

img_title
VIVA.co.id
2 Januari 2024