Yenny Wahid: Partai Kami Diambil

Yenny Wahid
Sumber :
  • VIVA.co.id/Linda Hasibuan

VIVA – Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid, anak kedua Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, mengatakan sampai saat ini keluarga Gus Dur belum menentukan dukungan dalam Pilpres 2019 mendatang. Yenny, begitu dia biasa disapa, menyebut saat ini keluarga Gus Dur masih "jomblo politik".

img_title Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing, FPTI Bentuk Tim Investigasi dan Nonaktifkan Pelatih

Ia menganggap karena status itulah yang membuat dua pasang kandidat memintanya untuk memberikan dukungan. "Memang risiko saya sebagai "jomblo politik", ada beberapa tawaran," kata Yenny di kediamannya usai menerima kunjungan Prabowo Subianto, Kamis, 13 Agustus 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Yenny mengatakan, sejauh ini keluarga Gus Dur belum menentukan arah dukungan karena tidak memiliki partai politik. Sebab, partai yang telah dirintis dan didirikan oleh Gus Dur kini telah jatuh ke tangan orang lain.

img_title Rock Climbing Festival Harau 2025 Resmi Dibuka, Yenny Wahid Ajak Generasi Muda Cintai Alam

"Kendala apa? Hehehehe. Kendalanya karena kami tidak punya partai. Partai kami diambil. Hahaha," kata Yenny seraya berkelakar.

Menurut Yenny, apabila keluarga Gus Dur masih memiliki partai, maka proses penentuan dukungan akan dibatasi dengan tenggang waktu.

img_title Yenny Wahid Bakal Tolak Jika Ditawari Komisaris BUMD: Halah, Saya Sudah Cukup

"Tentu kita tidak punya mekanisme sejak awal bisa langsung terlibat. Kalau punya partai kan ada deadline sebelum didaftarkan. Ini kan enggak punya partai, jadi deadline lebih longgar," ujar Yenny.

Namun Yenny tidak menyebutkan partai apa yang dimaksudnya. Diketahui, partai yang didirikan oleh Gus Dur adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perjalanannya, terjadi konflik antara Gus Dur dengan Muhaimin Iskandar. Aksi saling pecat terjadi antara Gus Dur, yang saat itu menjabat Ketua Umum Dewan Syuro PKB, dengan Muhaimin Iskandar, yang menjabat Ketua Umum PKB.

Hingga terjadi dualisme kepengurusan dan berujung di Mahkamah Agung. Dan PKB versi Muhaimin yang sampai kini bertahan. Pada Pilpres 2019, PKB mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menpora Erick Thohir di Istana Negara

Skandal Pelecehan Atlet Panjat Tebing, FPTI Janji Lindungi Korban

Kasus dugaan kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing mendapat respons serius dari Federasi Panjat Tebing Indonesia. Federasi memastikan akan memb

img_title
VIVA.co.id
14 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut