Prabowo Minta Maaf, PPP: Itu Jalan Keluar Terbaik

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani
Sumber :
  • VIVA/Lilis Khalisotussurur

VIVA – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf terkait polemik pernyataan tampang Boyolali. Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani mempertanyakan apakah dengan permintaan maaf maka masalah selesai.

img_title Harganya Rp22 Juta, Becak Listrik Ini Bisa Jalan Sejauh 25 Kilometer

"Terlepas dari perdebatan apakah menghina ataupun tak menghina, kalau sesuatu membuat orang lain marah, tersinggung maka meminta maaf itu jalan keluar terbaik. Tapi apakah dengan permintaan maaf selesai atau tidak, ya itu kembali kepada pemangku kepentingan di Boyolali," kata Arsul di gedung DPR, Jakarta, Rabu 7 November 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan masalah ini sudah dilaporkan ke Bawaslu. Karena itu, polemik ini kembali pada masyarakat Boyolali. Dikatakan dia, polemik ini pun diharapkan menjadi pelajaran.

img_title Dua Tahun Pimpin Indonesia, Prabowo Akui Bangga dengan Hasil Kerja Kabinet: Kita Telah Hadapi Berbagai Tantangan

"Dari sisi kubunya Pak Prabowo kan selalu mengkritisi soal begitu saja kok dilaporkan. Nah, itu juga menjadi pelajaran jangan kemudian ketika dilaporkan itu mengeluh," jelas Arsul.

Kemudian, ia mencontohkan Ma'ruf Amin berpidato janji kalau terpilih jadi wakil presiden akan membagikan tanah negara pada petani juga dilaporkan. Sebab, itu dianggap sebagai politik uang menjanjikan sesuatu. Menurutnya, bila merujuk seperti itu maka seharusnya berlaku juga terhadap semua kepala daerah.

img_title Syahganda Ungkap Capaian 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kesejahteraan Petani hingga Upah Buruh Meningkat

"Kalau begitu caranya semua dalam pilkada semua kepala daerah juga dong karena dia akan bilang gratis nanti akan menanggung dan segala itu kan soal kebijakan yang dijanjikan," kata Arsul.

Meski begitu, ia mengapresiasi permintaan maaf dilakukan Prabowo secara berani. "Kalau saya, harus saya apresiasi permintaan maafnya itu," kata Arsul.
    

Presiden Prabowo Subianto Berpidato di Sidang Kabinet Paripurna

Prabowo Buka Suara soal Ancaman MSCI, Tegas Bilang Indonesia Tak Gentar

Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak takut menghadapi ancaman MSCI yang berencana mengubah status pasar saham RI dari emerging market menjadi standalone market.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut