Logo timesindonesia

Kader Gerindra Sebut KPU Lebay, Ini Masalahnya

Caleg Partai Gerindra, Muhammad Taufik. (FOTO: Kompas).
Caleg Partai Gerindra, Muhammad Taufik. (FOTO: Kompas).
Sumber :
  • timesindonesia

Politisi Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menilai, KPU RI lebay dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Itu ia katakan, setelah namanya muncul sebagai salah satu caleg eks napi koruptor.

"Itu lebay," ucap Taufik yang juga Ketua Sekretaris Nasional (Sekenas) pasangan capres dan cawapres duet Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno usai mengunjungan musisi Ahmad Dhani di Rutan Kelas 1, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (1/1/2019).

KPU RI sebelumnya telah merilis 49 nama calon anggota legislatif eks napi kasus korupsi, terdiri atas caleg DPR RI, DPRD dan DPD. Salah satu nama yang muncul adalah Muhammad Taufik, caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra.

Muhammad Taufik adalah salah satu caleg eks narapidana kasus korupsi yang kembali maju di Pemilu Serentak 2019. Dia maju sebagai caleg DPRD mewakili Gerindra di daerah pemilihan (Dapil) 3 DKI Jakarta. 

Saat menjabat Ketua KPUD DKI Jakarta periode 2003-2008, Muhammad Taufik tersangkut kasus korupsi pengadaan alat peraga Pemilu 2004 senilai Rp 4,2 miliar. Dalam kasus itu, Taufik terbukti bersalah merugikan negara sebesar Rp 488 juta dan divonis 18 bulan penjara. 

Menurut Muhammad Taufik, ketimbang hanya merilis nama-nama caleg eks napi koruptor, sebaiknya KPU RI menyelesaikan kasus sengketa jabatan yang melibatkan Ketua Umum Hanura Osman Sapta Odang alias OSO. "Udah urus aja DPT, orang gila, kasus OSO. Gitu loh. Saya kira lebay lah KPU," ucapnya. (*)