Sindir Jokowi soal Jas, Gerindra: Kok Ngomong Kebodohan Sendiri

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat kampanye di Malang, 25 Maret 2019.
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat kampanye di Malang, 25 Maret 2019.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

VIVA – Ucapan calon presiden 01 Joko Widodo soal jas di gambar surat suara bukan simbol dari Indonesia, menuai respons dari elite Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyindir balik Jokowi sudah tidak fokus lagi omongannya.

"Ngomong sudah enggak fokus kelihatannya kang mas Joko Widodo ini. Bukan program atau gagasan yang diberikan pada masyarakat Dumai saat kampanye, malah cuma isu pepesan kosong saja, ngomongin jas sama baju putih," kata Arief kepada VIVA, Rabu 27 Maret 2019.

Arief menyebut, seharusnya Jokowi berbicara permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat Riau saat itu. Berbicara soal jas, menurutnya, malah menunjukkan kebodohan Jokowi sendiri.

"Lah wong kang mas sering pakai jas juga kok kalau di istana dan kunjungan keluar negeri. Kok, ngomongin kebodohannya sendiri ya," ujar Arief.

Dia juga menilai, soal jas menunjukkan kegagalan pemerintah Jokowi selama ini dalam menyejahterakan rakyatnya. Karena, banyak orang yang tak mampu beli jas.

"Artinya, Joko Widodo gagal mensejahterakan masyarakat. Masa beli jas harga Rp750 ribu aja, masyarakat Indonesia enggak mampu," kata Arief.

Baca: Imbau Coblos Baju Putih, Jokowi: Jas Itu Pakaian Orang Eropa