Alasan Mabes Polri Keluarkan Siaga 1 di Jakarta

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo
Sumber :
  • VIVA / Bunga Limita

VIVA –Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan status siaga 1 di Jakarta terkait rangkaian pengumuman hasil Pemilu 2019. Siaga 1 ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada seluruh jajarannya yang bernomor 281/V/OPS.1.1.1/2019 dan ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Operasi Inspektur Jenderal Martuani Sormin yang diedarkan pada Senin, 20 Mei 2019.

Jakarta Endemi COVID-19? Ini Kata Wagub Riza

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo membenarkan status siaga 1 di ibu kota Jakarta. Ia mengatakan, status siaga satu dipasang karena adanya beberapa alasan salah satunya ancaman terorisme.

"Pertama serangan teroris menjadi ancaman nyata," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Mei 2019.

Gempa M 5,1 Guncang Lebak Banten, Terasa di Jakarta hingga Sukabumi

Kedua, kata Dedi, pihaknya mengantisipasi adanya mobilisasi massa dalam jumlah besar. Hal ini dikarenakan adanya aksi terkait hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019.

"Kedua guna mengantisipasi massa jumlah besar," katanya.

Anies Pamer Kondisi Jalan di Jakarta, Netizen: The Best Lah Capres RI

Yang terpenting, lanjut Dedi, pihaknya memberikan peringatan kesiapsiagaan anggota demi menjamin keamanan masyarakat di Jakarta.

"Masyarakat tidak perlu takut dan menjalankan aktifitasnya seperti biasa. Ada jaminan keamanan TNI Polri," katanya. (mus)

Bus Transjakarta. (Foto ilustrasi).

Bus Transjakarta Tabrak Pemulung hingga Tewas di Pancoran

Polisi mengungkapkan, sopir bus Transjakarta itu diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak pemulung tersebut.

img_title
VIVA.co.id
14 Maret 2022