Golkar Gagas Smart Decentralization untuk Memperkuat Peran DPD

Politikus senior Partai Golkar Fadel Muhammad dalam sebuah forum diskusi di kampus Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Rabu malam, 10 Juli 2019.
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA – Politikus senior Partai Golkar Fadel Muhammad mendorong upaya memperkuat peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) agar bisa sejajar dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Fadel terpilih sebagai anggota DPD pada pemilu 2019 dan disebut-sebut kandidiat kuat pimpinan lembaga Senator.

img_title Ketua DPD Kasih Bocoran soal RUU Kadin: Dalam Waktu Sesingkat-singkatnya Akan Dibereskan

Dia menggagas konsep smart decentralization, yang pada intinya untuk memperkuat peran DPD, terutama bagi pembangunan daerah. Gagasan itu untuk menyiasati kesulitan memperkuat DPD melalui amandemen undang-undang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu menyebut selama ini peran DPD belum terlihat. Padahal, DPD seharusnya berperan besar dalam pengembangan daerah. Bahkan, banyak masyarakat yang tidak mengetahui peran DPD.

img_title Tak Mau Hanya Sekedar Seremonial, Sultan Mau 38 Provinsi Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-22 DPD RI

"Hasil penelitian Charta Politika, persepsi publik terhadap kinerja DPD dari 800 responden yang tersebar di 8 kota, hanya 37.5 persen masyarakat percaya DPD. Sebanyak 40.5 persen lainnya mengaku tidak percaya, dan 22 persen tidak menjawab atau tidak tahu," katanya dalam sebuah forum diskusi di kampus Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Rabu malam, 10 Juli 2019.

Hasil penelitian Charta Politika juga menyebutkan, hanya 11,3 persen responden mengatakan DPD menjalankan fungsinya, bahkan 41.1 persen responden mengaku tahu apa fungsi lembaga legislatif di Indonesia, termasuk DPD.

img_title Situasi HAM Papua Disuarakan di PBB, Filep Wamafma Dorong Prabowo Ambil Langkah Konkret

Sedangkan menurut hasil penelitian Ombudsman RI, tingkat kepatuhan dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2019 tentang Pelayanan Publik, cukup rendah, yakni 65.75 persen. Fadel berharap, kepentingan daerah dapat terwakilkan di DPD sehingga ada hubungan kerja dengan kepala daerah.

"DPD sudah diatur oleh regulasi. Dalam sistem pemerintahan dikenal sebagai dua kamar. Saya ingin bicara, bagaimana penguatan kelembagaan ke depan. Sinergi DPD dengan DPR RI. Kepentingan daerah harus terwakilkan, sehingga mereka merasa ada wakil mereka di pemerintahan pusat," ujarnya.

Fadel mengaku menyiapkan konsep smart decentralization, antara lain, penguatan kelembagaan DPD, meningkatkan hubungan DPD dengan DPR tanpa mengubah undang-undang, dan mengatur hubungan DPD dengan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga berharap kalangan akademisi, terutama Universitas Brawijaya, menyumbangkan ide dan pemikirannya untuk membantu penguatan DPD. Dia bekerja sama dengan civitas academica Universitas Brawijaya untuk menyempurnakan konsep smart decentralization lalu disusun dalam bentuk buku.

“Harapan kami ada studi lanjutan sehingga menemukan format baru peran DPD," kata guru besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya itu.

Petinju Indonesia, Daud Yordan

Daud Mimpikan Lawan Manny Pacquiao, Ring Bakal Pertemukan Dua Senator

Petinju yang baru meraih sabuk ABF Diamond Super Welterweight, Daud Yordan kembali menyuarakan impiannya berhadapan dengan Manny Pacquiao, legenda tinju Filipina.

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut