Gerindra Merasa Pantas Jadi Pimpinan MPR

Fadli Zon.
Sumber :
  • VIVA/Lilis Khalisotussurur

VIVA – Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, merasa partainya wajar mendapatkan kursi pimpinan MPR di Senayan. Sebab perolehan suara Gerindra terbanyak kedua dalam Pileg 2019 sehingga layak dapat kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat itu. 

img_title Survei IPO: Elektabilitas Gerindra Teratas Capai 23,1%, Disusul PDIP dan Golkar

"Saya kira wajar secara partai, secara popular vote kedua terbesar, kita menginginkan berada di dalam posisi pimpinan MPR, saya kira sangat pantas. Gerindra ini nomor 2 secara suara masyarakat," kata Fadli di kompleks parlemen di Jakarta, Senin 5 Agustus 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, ia memastikan saat ini Gerindra akan melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain yang sejalan. Begitu pun komunikasi dengan DPD juga akan dijalin.

img_title Heboh! Ada Informasi Sejumlah Tokoh Bertemu Dubes Singapura, Gerindra Merespons

"Masih banyak waktu, ini kan kita awal Agustus, itu kan pemilihannya nanti awal Oktober. Jadi kurang lebih dua bulan lebih. Saya kira ini masih dalam taraf komunikasi politik, mencari kesesuaian di dalam menentukan nanti apakah paket apakah kita bermusyawarah untuk itu, nanti kita lihat," kata Fadli.

Menurut Wakil Ketua DPR itu, komunikasi politik saat ini sudah berjalan. Bahkan sudah semakin cair. Karena itu, tentu bisa saja terbentuk posisi baru atau paket baru.

img_title Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran, Azis Gerindra Singgug Pasal 7A dan 7B: Dasar Pemberhentian Harus Diuji

"Tentu bisa saja terjadi komunikasi-komunikasi yang menghasilkan posisi-posisi baru di dalam paket itu nantinya," kata Fadli. (ren)

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti

Gerindra soal Desakan Prabowo Berhentikan Wapres, Singgung Kewenangan

Partai Gerindra mengingatkan agar desakan politik terkait pemberhentian Wakil Presiden tidak ditempatkan seolah menjadi kewajiban konstitusional Presiden.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut