Jelang Munas, Golkar Papua Minta Semua Kader Solid

Ketua DPD Golkar Papua Klemen Tinal bersama Presiden Jokowi
Sumber :
  • Dok. Golkar

VIVA – Dinamika internal Golkar menghangat jelang perhelatan Musyawarah Nasional atau Munas yang akan digelar 4-6 Desember 2019. Penyelenggaraan munas yang kurang tiga pekan lagi ini diharapkan berjalan dan kondusif lancar.

img_title Bahlil Ungkap 5 IUP Memiliki Cadangan Rp5.400 Triliun: Ada di NTB, Juga Papua

Hal ini disampaikan Ketua DPD Golkar Papua Klemen Tinal. Ia meminta jangan ada pihak kader yang cari kesempatan dengan memanas-manasi jelang munas sehingga muncul kegaduhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klemen meminta semua kader Golkar bisa solid dan mempraktikan kedewasaan politik. Ia pun yakin semua kader Partai berlambang Beringin itu sudah paham tentang mekanisme Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dalam aturan pemilihan ketua umum di forum munas.

img_title Satgas PKH Cabut Izin Tambang Emas Ilegal di Nabire Papua, 3.500 Hektare Kembali ke Negara

"Ya, karena sudah ada mekanismenya, sesuai AD/ART. Kita ikuti saja. Tidak melenceng dari situ, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Klemen, Kamis, 14 November 2019.

Meski demikian, ia optimis jelang munas, kondisi internal akan tetap kondusif. Siapapun figur yang akan terpilih menjadi nakhoda Golkar periode 2019-2024 mesti dihormati.

img_title Nusron Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Bahlil Angkat Bicara

Terkait suara DPD Papua, ia menekankan akan ditentukan dalam pandangan umum DPD tingkat I di forum pleno.

"Saya kira, siapa ketua umum terpilih, itu sudah bisa diketahui dari pandangan umum DPD Tingkat I. Kita ikuti mekanismenya saja. Pandangan umum mencerminkan sikap politik dan pilihan DPD-DPD," ujar Klemen.

Disinggung potensi ketua umum nanti terpilih aklamasi dalam munas, ia menjawab bisa terjadi jika mayoritas pemilik suara menginginkan hal tersebut. Meski, kata dia, memang mekanisme Golkar tak dikenal aklamasi dalam pemilihan ketum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinamika Golkar sejauh ini menempatkan Airlangga Hartarto sebagai caketum petahana yang siap maju. Kurang tiga pekan jelang munas, belum ada pesaing Airlangga yang mendeklarasikan diri. Sebelumnya, ada Wakil Koordinator bidang Pratama Golkar, Bambang Soesatyo atau Bamsoet.

Namun, Bamsoet sempat cooling down dalam bursa caketum Golkar saat perebutan Kursi Ketua MPR. Usai menduduki kursi Ketua MPR, nama Bamsoet pun didorong kembali untuk bersaing dengan Airlangga.

Barang bukti yang diamankan usai terjadi kontak dengan anggota KKB Kodap III/Ndugama-Nderakma

TNI Kontak Tembak dengan KKB di Nduga, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto mengatakan dua anggota KKB dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan personel Satgas Rajawali VI Den 1 Koops TNI Habema

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut