Daftar Menteri Jokowi yang Jabat Ketua Umum dan Pengurus Partai

Jokowi-Ma'ruf bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju
Jokowi-Ma'ruf bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro

VIVA – Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin meminta Presiden Joko Widodo untuk konsisten dengan kebijakannya terkait menteri yang masih merangkap ketua umum partai. Pada pemerintahan periode pertama, Jokowi melarang semua menterinya untuk melepas jabatan di partai.

Namun diperiode sekarang, ada beberapa menteri yang jelas-jelas masih menyandang ketua umum partai, di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. 

Belum lagi beberapa menteri yang masih menjabat sebagai pengurus di partainya masing-masing. Sebut saja Menkominfo Johnny G Plate yang masih menjabat Sekjen NasDem, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah yang masih Ketua DPP PKB, dan Edhy Prabowo yang juga Waketum Gerindra.

Jokowi, lanjut Direktur Indonesia Political Review (IPR) itu mengatakan jika masih seperti itu akan berdampak buruk kepada kinerja pemerintah secara luas. “Harusnya ingatkan menteri-menterinya,” ujar Ujang di Jakarta, Jumat 29 November 2019.

Pengamat Ekonomi, Icsanuddin Noorsy juga berpendapat senada. Dia mencontohkan Menko Ekonomi yang rangkap jabatan sebagai ketua umum parpol ketum parpol, menunjukkan buruknya sistem yang dipakai di pemerintahan Jokowi.

"Struktur pemerintah digabung menjadi struktur politik, rusak sistem ini. Ketum sekaligus jadi Menteri Ekonomi. Ini salah sistem,” kata Noorsy. Menurut dia, kondisi ini bisa mengancam Indonesia berada dalam lingkaran krisis ekonomi.

Dia menjelaskan, menteri-menteri Jokowi, utamanya Menko Perekonomian tengah dihadapkan pada tantangan berat dalam memperbaiki kinerja ekonomi. 

Halaman Selanjutnya
img_title