Gerindra Nilai Permenag Majelis Taklim Berlebihan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ridho Permana

VIVA - Wakil Ketua DPR Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi usulan menteri agama soal sertifikasi majelis taklim. Ia menilai hal itu terlalu berlebihan.

img_title Presiden Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Hadirkan Keadilan Bagi Rakyat

"Ya kalau menurut saya, pribadi bahwa serifikasi majelis taklim itu terlalu berlebihan," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Senin 2 Desember 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebutkan majelis taklim ini biasa ada di kampung dan daerah. Majelis ini biasanya ditujukan untuk menjaga silaturahmi dan memberikan pelajaran soal beragama terutama untuk ibu-ibu.

img_title El-Sisi Tegaskan Dirinya Berakhir Jadi Presiden Mesir 2030, Tak Akan Ubah Konstitusi Demi Perpanjang Jabatan

"Oleh karena itu mungkin kalau saya usulkan supaya tidak terjadi gejolak lebih baik permenag itu dikaji ulang," kata Dasco.

Menurutnya, hal ini seharusnya melalui kajian-kajian yang matang. Karena ini isu sensitif.

img_title Sikap Prabowo dan Presiden Mesir Bela Palestina Dapat Dukungan Penuh

"Bahwa kemudian ada permenag itu harusnya  melalui kajian yang matang, jangan membebani presiden, maksud saya gitu loh, presiden ini jangan terlalu dibebani dengan hal-hal yang sebenarnya bisa diatasi di level di bawahnya. Oleh karena itu saya pikir permenag ini perlu ditinjau ulang," kata Dasco.

Gedung Mahkamah Konstitusi (MK)

Digugat ke MK, Penetapan 26 Anggota Wantimpres Disebut Sudah Sesuai Konstitusi

Kebijakan Presiden Prabowo melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres) lewat Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 menuai sorotan.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut