- Radio BBC
VIVA – Ada saja hal baru yang tak jarang menggemparkan dunia internasional. Aktor-aktornya bisa negara maupun figur individu yang sanggup mempengaruhi relasi di percaturan politik, keamanan, ekonomi dan sosial budaya dunia.Â
Peristiwa dan kebijakan satu negara kadang-kadang secara tak langsung bisa mempengaruhi negara lain dan membuat isu-isu global tak bisa diabaikan.Â
Tahun 2019 akan segera berakhir. Namun peristiwa-peristiwa besar di dunia tahun ini layak dicatat. Diketahui demonstrasi besar melawan pemerintah terjadi di sejumlah negara yang berujung korban jiwa.Konflik dan ketegangan politik maupun masalah keamanan juga masih menjadi sorotan.Â
Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih menjadi buah bibir dengan segala kontroversinya. Hong Kong menjadi berita selama berbulan-bulan lantaran eskalasi gelombang protes yang tak turun juga apalagi terakhir protes ini memicu ketegangan dengan China dan ikut campurnya Amerika Serikat.
Sementara salah satu orang paling diburu di dunia, pendiri ISIS Abu Bakar al-Baghdadi akhirnya ditembak mati dalam sebuah penyergapan.
Lantas apa saja peristiwa besar tahun 2019? Mari cek satu per satu.
1. Protes Hong Kong
Massa demonstrasi dengan jumlah terbesar melakukan pawai protes di Hong Kong. Demonstrasi kali ini menjadi yang terbesar di antara gelombang protes lainnya dalam enam bulan gejolak di Hong Kong.
![]()
Protes antipemerintah terjadi berlarut-larut di Hong Kong. Namun sejak Agustus 2019 lalu, polisi memperbolehkan pawai demonstrasi yang diselenggarakan kelompok HAM dan masyarakat sipil Hong Kong melakukan pawai dengan jumlah yang sangat besar.
Penyelenggara menyatakan bahwa jumlah demonstran yang ikut berjumlah hingga 800.000 orang. Namun polisi membantah angka itu, menurut polisi hanya ada 183.000 orang di demonstrasi.
Dalam pawai protes besar tersebut, polisi juga menyebutkan menahan 11 orang. Sudah lebih dari enam bulan Hong Kong terus bergolak yang secara tidak langsung ingin memprotes intervensi China atas pemerintah wilayah otonomi tersebut. Hingga akhir tahun, belum ada tanda-tanda demonstrasi Hong Kong akan berhenti.
2. Tamatnya Riwayat Abu Bakar al-Baghdadi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kematian pemimpin kelompok Islamic State of Iraq and Syrian (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi.
 Â
Trump mengatakan, Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serangan operasi militer yang dilancarkan pada Sabtu malam, 26 Oktober 2019, di barat laut Suriah.Â