Kaleidoskop 2019

9 Peristiwa Menggemparkan Dunia 2019

Massa demonstrasi di Hong Kong.
Sumber :
  • Radio BBC

VIVA – Ada saja hal baru yang tak jarang menggemparkan dunia internasional. Aktor-aktornya bisa negara maupun figur individu yang sanggup mempengaruhi relasi di percaturan politik, keamanan, ekonomi dan sosial budaya dunia. 

img_title Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dituding Pakai AI untuk Gambarkan Antrean Pemilih Arab

Peristiwa dan kebijakan satu negara kadang-kadang secara tak langsung bisa mempengaruhi negara lain dan membuat isu-isu global tak bisa diabaikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun 2019 akan segera berakhir. Namun peristiwa-peristiwa besar di dunia tahun ini layak dicatat. Diketahui demonstrasi besar melawan pemerintah terjadi di sejumlah negara yang berujung korban jiwa.Konflik dan ketegangan politik maupun masalah keamanan juga masih menjadi sorotan. 

img_title Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Panik Dapat Peringatan Serangan Udara di Arab Saudi, Perjalanan ke Taif Batal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih menjadi buah bibir dengan segala kontroversinya. Hong Kong menjadi berita selama berbulan-bulan lantaran eskalasi gelombang protes yang tak turun juga apalagi terakhir protes ini memicu ketegangan dengan China dan ikut campurnya Amerika Serikat.

Sementara salah satu orang paling diburu di dunia, pendiri ISIS Abu Bakar al-Baghdadi akhirnya ditembak mati dalam sebuah penyergapan.

img_title Jepang Mulai Ragukan Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2027, Ini Pemicunya

Lantas apa saja peristiwa besar tahun 2019? Mari cek satu per satu.


1. Protes Hong Kong

Massa demonstrasi dengan jumlah terbesar melakukan pawai protes di Hong Kong. Demonstrasi kali ini menjadi yang terbesar di antara gelombang protes lainnya dalam enam bulan gejolak di Hong Kong.

Demonstran Hong Kong blokade bandara

Protes antipemerintah terjadi berlarut-larut di Hong Kong. Namun sejak Agustus 2019 lalu, polisi memperbolehkan pawai demonstrasi yang diselenggarakan kelompok HAM dan masyarakat sipil Hong Kong melakukan pawai dengan jumlah yang sangat besar.

Penyelenggara menyatakan bahwa jumlah demonstran yang ikut berjumlah hingga 800.000 orang. Namun polisi membantah angka itu, menurut polisi hanya ada 183.000 orang di demonstrasi.

Dalam pawai protes besar tersebut, polisi juga menyebutkan menahan 11 orang. Sudah lebih dari enam bulan Hong Kong terus bergolak yang secara tidak langsung ingin memprotes intervensi China atas pemerintah wilayah otonomi tersebut. Hingga akhir tahun, belum ada tanda-tanda demonstrasi Hong Kong akan berhenti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Tamatnya Riwayat Abu Bakar al-Baghdadi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kematian pemimpin kelompok Islamic State of Iraq and Syrian (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi.
  
Trump mengatakan, Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serangan operasi militer yang dilancarkan pada Sabtu malam, 26 Oktober 2019, di barat laut Suriah. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut