Panas, Irma Nasdem ke Chusnul Mariyah: Itu Bohong dan Fitnah!

Debat Politikus Nasdem Irma Suryani Chaniago dan pengamat politik senior Chusnul Mariyah
Debat Politikus Nasdem Irma Suryani Chaniago dan pengamat politik senior Chusnul Mariyah
Sumber :
  • tvOne

VIVA – Kondisi Demokrasi di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai menurun. Salah satunya dugaan pemerintah yang dianggap menggunakan buzzer atau pendengung sehingga menurunkan kualitas demokrasi.

Hal ini dibahas dalam acara Perempuan Bicara tvOne dengan tema 'Mural & Poster Dijegal, Demokrasi Terjungkal'. Dalam salah satu sesi terjadi perdebatan sengit antara akademisi sekaligus pengamat politik senior Chusnul Mariyah dengan politikus Nasdem Irma Suryani Chaniago dan pengamat sosial Devie Rahmawati.

Awalnya, Devie menanggapi pernyataan Chusnul soal riset Universitas Oxford, Inggris terkait keberadaan buzzer yang dipakai pemerintah. Devie membantah karena riset Oxford tidak mengatakan secara gamblang pemerintah Indonesia menggunakan buzzer.

Menurut dia, justru seorang tokoh politik Amerika Serikat (AS) yang disebut secara definitif dalam riset tersebut.

"Lebih baik sekarang, daripada kita lelah mencaci maki, lebih baik kita lelah membangun negeri dengan cara masing-masing," kata Devie dikutip VIVA pada Minggu, 12 September 2021.

Baca Juga: Debat Panas, Fadli Zon ke Kapitra: Saya Tanya, Anda Lawyer?

Chusnul menanggapi Devie dengan santai. Ia meminta agar lawan diskusinya itu membaca lengkap laporan riset Oxford. Dia bilang kalau pakai tolak ukur dengan merujuk indeks demokrasi di Tanah Air maka jelas menurun.