Capres 2024, Hasto: Tunggu Momentum Tepat, Bukan Asal Deklarasi

Hasto Kristiyanto Saat Peresmian Patung Soekarno
Hasto Kristiyanto Saat Peresmian Patung Soekarno
Sumber :
  • VIVA/ Eduward Ambarita

Hasil Kaderisasi

Hasto lantas memaparkan, banyak pemimpin saat ini yang lahir sebagai buah dari hasil kaderisasi. Ia menyebut sejumlah nama seperti Muhammad Prananda Prabowo, Puan Maharani, Olly Dondokambey, Ganjar Pranowo, I Wayan Koster, Tri Rismaharini, Djarot Syaiful Hidayat, Abdullah Azwar Anas, Mardani H. Maming hingga Sutan Riska. Mereka tersebar di ranah eksekutif, legislatif dan struktur organisasi kepartaian.

Oleh karenanya, ia juga melihat dari sisi lain. Mungkin ada saja sekelompok kepentingan yang tidak mau bekerja keras melakukan kaderisasi secara sistemik, lalu memgambil jalan pintas dengan mencalonkan sosok tertentu untuk berbagai subjektivitas.

Sekadar diketahui, dinamika mengenai Capres 2024 kembali menghangat di PDIP. Silang pendapat itu muncul setelah deklarasi dukungan kelompok relawan Seknas Ganjar Indonesia (SGI) kepada Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024. Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo Albertus Sumbogo, hadir menyampaikan dukungan.

Dukungan itu kemudian ditanggapi Ketua Badan Pemenangan Pemilu yang juga Ketua PDIP Jawa Tengah Bambang 'Pacul' Wuryanto. Menurut Pacul, kader yang ikut-ikutan relawan mendeklarasikan calon presiden ibarat banteng yang keluar barisan, atau bisa disebut 'celeng'.

Belakangan juga mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebut pernyataan Pacul kerap tanpa logika berpikir.