Jazuli PKS: Ulama Jadi Benteng Moral Bagi Bangsa Indonesia

Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf
Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf
Sumber :
  • Istimewa

Menurut Jazuli, RUU Perlindungan Simbol dan Tokoh Agama diperlukan sebagai bentuk penghormatan dan proteksi terhadap ulama yang memiliki banyak santri serta pengikut. Ia menyampaikan bila ulama terlindungi, maka kerukunan Indonesia akan terwujud. Namun, bila ulama dihina maka pengikutnya bisa tersinggung. 

"Otomatis akan menimbulkan kegaduhan bernegara. PKS ingin terwujud kerukunan di Indonesia," ujar Jazuli.

Pun, ia mengingatkan pentingnya umat Islam bisa mengokohkan cinta kepada ulama dan santri. Sebab, ulama dan santri adalah pewaris para nabi dan dimuliakan Allah SWT. 

"Fraksi PKS ingin meneladani para ulama dan santri yang begitu besar kontribusinya kepada bangsa jauh sebelum kemerdekaan. Saat merebut kemerdekaan ulama dan santri mengorbankan seluruh harta bahkan jiwa raganya untuk republik," tutur Jazuli. 

Adapun memperingati Hari Santri, PKS rutin menggelar lomba baca kitab kuning. Menurut Jazuli, tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima dengan peserta ribuan santri dari pesantren di seluruh Provinsi se-Indonesia. Untuk kitab yang dilombakan kali ini adalah Kitab Fathul Muin. 

"Fraksi PKS dan keluarga besar PKS ingin membangun tradisi keilmuan yang merujuk pada kitab-kitab para ulama yang muktabar dan kompeten," ujarnya.