Geruduk DPR, Ormas PP: Kami Minta Junimart Minta Maaf di Media Massa

Ormas Pemuda Pancasila geruduk DPR tuntut Junimart Girsang minta maaf.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

VIVA – Massa dari ormas Pemuda Pancasila (PP) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 November 2021. Aksi mereka menuntut agar Anggota DPR Fraksi PDIP, Junimart Girsang menyampaikan permohonan maaf.

img_title Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Minta Maaf ke Warga

Ormas PP sudah tiba di depan gedung DPR sejak pukul 12.00 WIB. Mereka kompak mengenakan atribut loreng oranye dan membawa beberapa bendera hingga spanduk bertuliskan kecaman untuk Junimart.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional (MPN) PP Arif Rahman, mengatakan pernyataan Junimart dianggap sudah menyakiti hati kader PP

img_title Suporter yang Hina Beckham Putra di GBK Minta Maaf: Saya Ingin Hidup Normal Lagi

"Untuk aksi hari ini tuntutannya kami meminta pak Junimart Girsang minta maaf, di media massa baik cetak, online dan TV. Sampai sekarang kan belum ada permintaan maaf," kata Arif di depan gedung DPR.

Ormas Pemuda Pancasila geruduk DPR tuntut Junimart Girsang minta maaf.

Photo :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

img_title Gubernur Kaltim Janji Bakal Hati-hati dalam Bertutur Kata: Saya Minta Maaf

Arif mengingatkan agar anggota DPR lainnya tidak bicara sembarangan mengenai PP. Selain anggota dewan, PP juga minta elite parpol bisa hati-hati bicara. "Dan, juga para pengurus-pengurus partai, juga jangan sembarangan bicara," tuturnya.

Dia menceritakan, ormas PP dilahirkan untuk menegakkan kedaulatan RI. Kata dia, PP didirikan karena panggilan sejarah.

"Panggilan sejarah dalam rangka menegakkan kedaulatan Indonesia, dan menegaskan ideologi Pancasila dalam rangka menghalau kekuatan komunis pada tahun 1959," ujarnya.

Mengenai kasus kisruh PP dengan ormas lain, Arif menjelaskan hal ini karena masalah perut yang tidak banyak merugikan banyak orang.

“Kalau kita dianggap suka bentrok, ini masalah perut. Dan, itu pasti karena ada suatu hal yang memang berkaitan dengan masalah hajat hidup orang banyak," katanya.

Sebelumnya, Junimart menyindir PP sebagai ormas yang meresahkan. Politikus PDIP itu juga meminta pemerintah memberikan sanksi kepada ormas PP. Hal ini sama seperti pemerintah memberikan sanksi kepada Front Pembela Islam (FPI). Arif menegaskan pernyataan Junimart itu telah mencoreng nama baik DPR serta PDIP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita buktikan bahwa kita taat Azas, Junimart adalah oknum yang mencoreng Dewan Perwakilan Rakyat dan partai," ujarnya.

Pantauan VIVA, massa PP tiba di lokasi dengan menggunakan sepeda motor. Tampak pula massa yang datang dengan berjalan kaki.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut