Ambang Batas Presiden Dinilai Bikin Parpol Tak Leluasa Usung Jagoannya

Bendera partai-partai politik. (Ilustrasi)
Bendera partai-partai politik. (Ilustrasi)
Sumber :
  • Antara/ Fanny Octavianus

VIVA - Ambang batas presiden atau presidential threshold (PT) dinilai merugikan partai politik. Dengan adanya aturan tersebut, mereka menjadi tidak leluasa dalam mengusung calon presiden.

Bebas dari Belenggu Oligarki

Direktur Eksekutif Indo Parameter, Tri Wibowo Santoso, berharap semua partai politik di Senayan bersepakat untuk menghapuskan ambang batas presiden agar Indonesia bebas dari belenggu oligarki dan demokrasi dapat sehat kembali. Lagipula, lanjut Bowo, sapaan akrabnya, penghapusan PT memberikan peluang besar bagi partai politik untuk menjagokan figurnya sendiri tanpa harus berkoalisi.

"Kalau PT dihapus, maka parpol kan bisa mengusung jagoannya tanpa harus berkoalisi," kata Bowo di Jakarta, Selasa, 30 Desember 2021.

Dua siswa Sekolah Menengah Atas memperhatikan gambar partai politik peserta pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Bandung, beberapa waktu lalu (Foto ilustrasi)

Dua siswa Sekolah Menengah Atas memperhatikan gambar partai politik peserta pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Bandung, beberapa waktu lalu (Foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Selain itu, Bowo menilai aturan ambang batas pencalonan presiden juga threshold untuk pemilihan gubernur dan bupati, tidak hanya merusak demokrasi di Indonesia. Syarat itu juga melanggengkan bisnis jahat yang dilakukan para oligarki.

Baca juga: Refly Harun Usul Presidential Threshold Dihapus: Demokrasi Sehat