Sindir Keras Giring, Elite PPP: Adu Program Bukan Adu Domba!

Sekretaris Wilayah DPW PPP DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang menyinggung Indonesia akan suram jika terpilih pemimpin bohong tidak becus bekerja dan peralat agama memantik reaksi. Elite partai politik atau parpol pun bermunculan mengkritisi omongan Giring.

img_title Banyak Kader PSI Desak Jokowi Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Ahmad Ali sebut Fakta: Itu Momen Nasional

Sekretaris Wilayah DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany menilai pernyataan kontroversial Giring bernuansa provikatif. Ia menduka ucapan Giring bisa jadi ujaran yang mengandung SARA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Najmi menyindir Giring yang mestinya matang dalam menyampaikan pidatonya sebagai ketua umum parpol. Ia bilang isi pidato tersebut cenderung asumtif dan provokatif.

img_title Kejutan Survei! KDM Salip Anies di Bursa Capres, Elektabilitas Gibran Pepet AHY

"Dengan pidato yang seperti itu, sulit untuk kita percaya bahwa partai tersebut dapat memberi pelajaran politik untuk kaum muda,” ujar Gus Najmi, sapaan akrabnya, dalam keterangannya yang dikutip pada Jumat, 24 Desember 2021.

Menurut dia, ucapan Giring merupakan perwujudan dari gagasan pluralis represif yang bisa mengancam persatuan dan kerukunan masyarakat di Indonesia. Ia mengingatkan masyarakat punya preferensi politik.

img_title Jokowi sebut Isu Ijazah Gibran adalah Operasi Politik, Denny Indrayana Singgung Cawe-cawe Pilpres 2024

“Jangan sampai ke depan Bang Giring dan teman-teman justru mengemukakan pernyataan-pernyataan politik yang terkesan anti-Islam," lanjut Najmi.

Plt Ketum PSI Giring Ganesha Djumaryo di Surabaya.

Photo :
  • VIVA/Nur Faishal

Kemudian, ia dengan guyon agar masyarakat jangan terlalu heboh merespons pernyataan Giring yang notabene eks vokalis band Nidji tersebut.

”Bang Giring itukan mantan vokalis, wajar kalau suka nyanyi. Dan harus diingat, anak muda sukanya adu program bukan adu domba!” sebut Najmi.

Sebelumnya, dalam acara puncak peringatan HUT ke-7 PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Giring bilang prestasi dan kemajuan yang dibangun Jokowi terancam sirna bila Indonesia dipimpin oleh sosok yang intoleran dan pembohong. Ia menyebut bakal jadi ancaman jika pengganti Jokowi adalah sosok yang menggunakan isu SARA dan menghalalkan segala cara untuk memenangi pilkada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Giring kemudian menyinggung seseorang yang pernah dipecat Jokowi. Dia juga menyebut sosok tersebut memperalat agama main mata bergandeng tangan dengan kelompok intoleran bertujuan menggunakan ayat untuk menjatuhkan lawan politik.

"Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga yang pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja, tidak berkompromi dengan orang yang menghalalkan segala cara," kata Giring, Rabu, 22 Desember 2021.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut