Minta Maaf, Arteria Dahlan Siap Terima Sanksi dari PDIP

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan
Sumber :

VIVA – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat terkait pernyataannya saat Raker Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung beberapa hari lalu.
 
"Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda atas pernyataan saya beberapa waktu lalu," kata Arteria usai memberikan klarifikasi kepada DPP PDIP, di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Kamis.

img_title Lagu "Lalaki Langit, Lalanang Bejad" Tuai Kontroversi, Budayawan Sunda Soroti Hal Ini

Klarifikasi dan permintaan maaf Arteria disampaikan saat diterima Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arteria Dahlan

Photo :
  • instagram

img_title Usung Wisata Gastronomi, Bumi Aki Heritage dan Dinas Pariwisata Jabar Teken MoU

 "Saya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP Partai. Sebagai kader partai saya siap menerima sanksi yang diberikan partai. Saya belajar dari persoalan ini, dan terima kasih atas seluruh kritik yang diberikan kepada saya, pastinya akan menjadi masukan bagi saya untuk berbuat lebih baik lagi," kata Arteria dengan nada penyesalan seperti dikutip dalam siaran persnya.

Arteria dalam klarifikasi di DPP PDIP itu berjanji akan lebih efektif dalam berkomunikasi.
 
"Saya sendiri akan lebih fokus dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat, khususnya memerangi mafia narkoba, mafia tanah, mafia tambang, mafia pupuk, mafia pelabuhan/bandara/laut, mafia pangan, BBM, dan berbagai upaya penegakan hukum lainnya. Saya akan lebih bekerja secara 'silent', tetapi mencapai sasaran penegakan hukum. Sekali lagi terima kasih atas semua kritik dan masukan yang diberikan kepada saya," kata Arteria.

img_title Jadi Tersangka, Alasan Resbob Hina Orang Sunda Bikin Geleng Kepala!

 Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Kejaksaan Agung pada Senin  17 Januari menyampaikan kritik kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin.
 
Menurut dia, ada seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara menggunakan bahasa Sunda ketika rapat kerja.
 
Dia meminta Jaksa Agung untuk mengganti Kajati yang menggunakan bahasa Sunda tersebut. Namun Arteria tidak mengungkapkan siapa Kajati yang berbicara menggunakan bahasa Sunda itu. (ANT)

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman

Wujudkan Jabar Istimewa, Pemprov Jabar Himpun Gagasan Tokoh Sunda

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan dan apresiasi terhadap keberadaan Majelis Musyawarah Sunda (MMS) sebagai ruang silaturahmi dan bertukar gagasan.

img_title
VIVA.co.id
11 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut