Jokowi Plinplan soal Presiden 3 Periode? Ngabalin: Sudah Clear

Ali Mochtar Ngabalin
Sumber :
  • VIVAnews/Tri Saputro

VIVA – Wacana perpanjangan masa jabatan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi 3 periode terus jadi sorotan. Belum lama ini muncul lagi suara dukungan Jokowi lanjut 3 periode dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) pimpinan Surtawijaya.

img_title Jokowi Dulu Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Sekarang Bilang Pemilu Masih Jauh

Namun, sikap Jokowi dinilai masih bersayap, tidak tegas terkait wacana 3 periode. Sebab, konstitusi mengatur batas Presiden RI maksimal hanya dua periode.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin mengatakan wacana itu sudah clear dengan pernyataan Jokowi. Ia mengatakan demikian karena Jokowi sudah menanggapi dukungan Apdesi yang dilakukan di Istora Senayan.

img_title Jokowi Bongkar Riwayat Pendidikan Gibran, Ungkap Perbedaan Sistem Sekolah di Luar Negeri

"Sudah clear, bahwa apa yang disampaikan bapak Presiden didengar juga oleh semua orang. Dengan begitu, kita berharap bahwa pernyataan Bapak Presiden yang tunduk dan taat dan patuh terhadap konstitusi yang ada," kata Ngabalin dalam Apa Kabar Indonesia Malam tvOne yang dikutip VIVA pada Selasa, 5 April 2022.

Dia bilang juga sudah menyampaikan ke media massa bahwa periode ini adalah yang terakhir untuk Jokowi. Menurutnya, eks Gubernur DKI Jakarta itu benar-benar konsentrasi menyelesaikan sisa masa jabatan hingga 2024.

img_title Tak Cuma Jokowi yang Bela Gibran, PSI Malah Yakin Wapres akan Jadi Presiden setelah Prabowo

"Dengan begitu, maka semua prediksi berbagai komentar dan pernyataan yang berseliweran di ruang publik saya kira harus sudah berakhir," jelas Ngabalin.

Presiden Jokowi pada Silatnas APDESI 2022, di Jakarta, Selasa (29/03/2022).

Photo :
  • BPMI Setpres/Lukas

Terkait anggapan Jokowi tidak tegas menyikapi dukungan 3 periode, Ngabalin menjawabnya. Dia menyinggung Indonesia adalah negara demokrasi. Menurutnya, suara dukungan 3 periode itu bagian dari demokrasi dan tak bisa dilarang.

"Di alam demokrasi seperti di Indonesia seperti ini, siapa yang bisa melarang, siapa yang bisa menghambat? Coba bayangkan, 6.666 ayat Alquran masih bisa dikomentari oleh Bapak Saifuddin. Di alam demokrasi, tidak ada yang bisa melarang kan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi dia, jika ada kelompok, tokoh, atau ketua partai yang bicara 3 periode adalah hal yang biasa. Ia mengatakan Presiden Jokowi saat ini tetap menjalankan tugasnya menyelesaikan program strategis nasional.

"Karena Presiden tetap konsentrasi dan menyelesaikan banyak program-program strategis nasional yang harus diselesaikan. Belum juga penanganan COVID-19 yang sebentar lagi akan berakhir," sebut Ngabalin.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut