Tanggapi PSI, Sahroni: Sponsor Formula E dari Global

Sirkuit Formula E di Ancol
Sirkuit Formula E di Ancol
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Formula E Ahmad Saroni mengatakan pengumuman sponsor ajang balapan mobil listrik tersebut ada waktunya. Dia mengatakan sponsor Formula E tak hanya dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. 

Politikus Nasdem itu menyampaikan demikian untuk menanggapi tudingan kader PSI DPRD DKI Jakarta yang meragukan kejelasan sponsor Formula E. Bahkan elite PSI menyebut sponsor Formula E gaib.

"Ada sponsor-sponsor global, juga dari internasional,” kata Sahroni dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis, 19 Mei 2022.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni

Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni

Photo :
  • Istimewa

Menurut dia, pihak penyelenggara tidak bisa langsung mengumumkan siapa saja sponsor yang sudah masuk. Alasannya karena mesti berkoodinasi dengan Formula E Operations (FEO).

"Sudah ada timing yang kami sepakati. Jadi, harus patuh,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu.

Sahroni melanjutkan sponsor yang masuk untuk mendukung ajang balap mobil listrik itu sudah sangat banyak.

"Semua sponsor baik lokal maupun global akan dirilis paling lama minggu depan,” tutur Sahroni.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra menyindir belum jelasnya sponsor Formula E. Bagi dia, tak logis dengan ajang yang kurang dari tiga pekan lagi tapi sponsor resmi belum juga dirilis.

Anggara mencontohkan ketidakjelasan Formula E mulai dari revisi studi kelayakan, jumlah penonton berubah-ubah, sampai mundurnya jadwal penjualan tiket. 

Menurutnya, dengan kondisi itu sponsor pasti berhitung, layak atau tidak investasi di ajang balapan mobil listrik tersebut. Dia bilang sponsor itu biasanya ditukar dengan promosi logo yang terpampang di mana-mana. 

"Di mana-mana sponsor itu ditukar dengan eksposur dan promosi, logo pemberi sponsor dipasang di mana-mana. Kalau tinggal kurang dari tiga minggu belum ada logo sponsor, sangat mungkin sponsornya gaib atau tidak nyata," kata Anggara, dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu, 18 Mei 2022.