Hensat: Kalau Dapat Tiket Capres, Anies Akan Menang Dua Putaran

Gubernur DKI Anies Baswedan
Gubernur DKI Anies Baswedan
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Politik – Gubernur DKI Anies Baswedan digadang-gadang akan maju sebagai bakal capres dalam kontestasi Pilpres 2024. Namun, kelemahan Anies sejauh ini belum memiliki tiket maju jadi capres dari partai politik.

Demikian jadi pembahasan antara pakar politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio atau Hensat dengan pakar hukum tata negara Refly Harun. Keduanya bicara dalam podcast YouTube Refly Harun.

Hensat awalnya menyampaikan analisanya terkait sikap politik PDIP menuju Pilpres 2024. Dia mengatakan kemungkinan PDIP akan mencalonkan Puan Maharani ketimbang Ganjar Pranowo.

"Karena pertanyaan menarik itu mungkinkah Ganjar dicalonkan? Nah, itu menurut pandangan saya per hari ini ya. Itu Puan kansnya lebih besar untuk diusung PDIP," kata Hensat dikutip VIVA pada Selasa, 26 Juli 2022.

Penghitungan surat suara Pilpres 2019 (Foto ilustrasi).

Penghitungan surat suara Pilpres 2019 (Foto ilustrasi).

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Refly sempat menanggapi analisa Hensat bahwa kemungkinan Ganjar memiliki sekoci di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Namun, Hensat tak sependapat dengan Refly. Dia tak yakin Ganjar berani keluar dari partai yang membesarkannya.

"Apa berani Ganjar begitu pindah. Saya sih, ayo lah kita taruhan blankon di sini ya. Saya punya blankon asli Demak, bro," ujar Hensat.

Dia mengibaratkan jika Ganjar di KIB dan Puan di PDIP lalu adu suara di Jawa Tengah maka Ganjar akan kalah. Sebab, pemilih di Jawa Tengah diprediksi condong ke PDIP karena berdasarkan ideologis.

"Itu kalau di Jawa Tengah. Puan di PDIP, Ganjar di KIB, adu di Jawa Tengah, Ganjar kalah di KIB," tutur Hensat.

Refly pun sempat bertanya kepada Hensat kenapa Prabowo Subianto masih berada di nomor satu dalam sejumlah lembaga survei. 

Menurut Hensat, hal itu karena Ketua Umum Gerindra itu punya tabungan elektabilitas lantaran sudah ikut Pilpres 2019 yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.

"Dia kan punya tabungan elektabilitas. Sandiaga Uno, coba aja tanya ke lembaga survei lain. Siapa cawapres paling tinggi? Paling tinggi Sandiaga Uno," ujar Hensat.

Lebih lanjut, dia menyampaikan prediksinya soal Anies. Dia menganalisa sebagai pengamat terkait peluang Anies bersaing di Pilpres 2024.

Menurutnya, jika Anies dapat tiket capres dan bisa bersaing dengan lolos ke putaran dua Pilpres 2024 maka eks Mendikbud itu punya kans besar untuk menang. "Ini menurut saya sebagai pengamat ya bukan peneliti. Kalau dia dapat tiket dan lolos ke putaran dua. Head to head sama siapa pun, dia akan menang," tuturnya.

Bagi dia, peluang Anies bisa seperti saat memenangkan Pilkada DKI 2017 dalam dua putaran. Namun, kata dia, Anies mesti dapat tiket nyapres dulu.

"Dia harus dapat tiket dulu. Syaratnya pemilik partai, ketum partai, elite partai mencalonkan atau dorongan dari masyarakat," kata Hensat.