Deklarasi Capres Lebih Awal Dinilai Beri Pendidikan Politik ke Rakyat

Bendera partai-partai politik. (Ilustrasi)
Bendera partai-partai politik. (Ilustrasi)
Sumber :
  • Antara/ Fanny Octavianus

VIVA Politik - Pengamat politik, Ujang Komarudin, menilai deklarasi dini koalisi partai politik yang kemudian diikuti penetapan capres dan cawapres merupakan langkah positif untuk menarik calon pemilih. Menurutnya, dengan deklarasi lebih awal dapat memberikan pendidikan politik kepada rakyat.

Dua siswa Sekolah Menengah Atas memperhatikan gambar partai politik peserta pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Bandung, beberapa waktu lalu (Foto ilustrasi)

Dua siswa Sekolah Menengah Atas memperhatikan gambar partai politik peserta pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Bandung, beberapa waktu lalu (Foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Rakyat Diberikan Waktu yang Luas

"Dampaknya positif, rakyat diberikan waktu yang luas untuk menilai, memilih, dan memutuskan pasangan yang tepat untuk dipilih," kata Ujang saat dihubungi, Kamis, 4 Agustus 2022.

Untuk diketahui, pada 13 Agustus 2022, Partai Gerindra bakal menggelar Rapimnas. Rencananya, mereka akan mendeklrasikan ketua umumnya, Prabowo Subianto, sebagai capres pada 2024.

Baca juga: Politikus PDIP Jagokan Puan Maharani Capres 2024

Gerindra Akan Deklarasi Prabowo Sebagai Capres

Halaman Selanjutnya
img_title