Prabowo: Keputusan Saya Bergabung ke Jokowi Tidak Salah

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Istana Negara
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Istana Negara
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA Politik – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menegaskan keputusannya masuk dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin merupakan keputusan yang tepat. Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Silaturahmi Nasional dan HUT ke 19 Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat atau PPAD di Sentul International Convention Center, Jumat 5 Agustus 2022.

Prabowo memuji kinerja Presiden Jokowi dalam memimpin Indonesia yang dinilai telah bekerja dengan sangat keras. Sebagai Menteri Jokowi, Prabowo menyaksikan sendiri bagaimana cara kerja Jokowi memimpin Indonesia. 

"Saudara tahu, saya ini lawannya Pak Jokowi, betul? dua kali. Tapi setelah saya masuk kabinet, Saya (jadi) anak buah beliau. Tapi Saya jadi saksi Saya lihat beliau salah satu pimpinan Indonesia yang paling keras kerjanya," kata Prabowo, Jumat siang.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto temui Presiden Jokowi (kiri).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto temui Presiden Jokowi (kiri).

Photo :
  • Istimewa

Menurut Prabowo, dibawah kepemimpinan Jokowi, Indonesia berada di jalur yang benar untuk menjadi negara maju. Indonesia memiliki berbagai macam sumber daya yang dibutuhkan untuk menjadi negara yang maju.

"Alhamdulillah kita lihat Inilah bukti bahwa keputusan saya untuk bergabung sama Presiden Joko Widodo ternyata keputusan saya tidak salah," kata Prabowo Subianto

Mantan Danjen Kopassus itu menyadari banyak pihak yang mengejeknya saat memilih bergabung dengan kabinet Jokowi. Namun diakui Prabowo, hal itu tidak membuatnya mundur dan tetap berada di kabinet Jokowi. 

VIVA Militer: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

VIVA Militer: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Photo :
  • Rizky

"Dulu banyak yang mengejek saya, tapi tidak, ini buktinya. Ini buktinya, pemerintah ini banyak kekurangan kita akui, tapi ini hasil yang kita capai bersama. Dan saya yakin Pak Luhut, saya yakin bahkan Presiden Jokowi, kita tidak boleh puas dengan keberhasilan ini. Tapi kita jangan kita selalu menohok kawan sendiri," ungkap Prabowo 

"Kita kadang-kadang lihat apa itu, tim sepakbola, dia sudah berjuang di depan setengah mati, dia bikin kesalahan sedikit, semuanya menghujat," sambungnya
 
Seperti diketahui, pada periode keduanya memimpin Indonesia, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memilih Prabowo Subianto untuk menjadi Menteri Pertahanan RI. 

Prabowo dilantik sebagai Menteri Pertahanan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 23 Oktober 2019 dalam Kabinet Indonesia Maju Masa Jabatan 2019-2024.