PKS Kutuk Serangan Israel ke Palestina: Ini Kekejian yang Nyata

Sukamta, Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI
Sukamta, Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI
Sumber :
  • pks.id

VIVA Politik – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menggalang kekuatan internasional untuk menghentikan kebrutalan serangan Israel terhadap Palestina.

"Harus ada tekanan dari komunitas internasional untuk hentikan serangan Israel. Selain itu, perlu segera memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Saya berharap pemerintah Indonesia bisa melakukan inisiasi untuk menggalang kekuatan," kata Sukamta di Jakarta, Senin, 8 Agustus 2022.

Sukamta mengemukakan hal itu terkait dengan pernyataan Kementerian Kesehatan Jalur Gaza Palestina pada hari Minggu yang menyampaikan korban tewas akibat serangan Israel ke wilayah Gaza meningkat menjadi 29 orang dan 214 orang luka-luka.

Rudal ditembakkan militan Palestina ke arah Israel di Kota Gaza, 6 Agustus 2022.

Rudal ditembakkan militan Palestina ke arah Israel di Kota Gaza, 6 Agustus 2022.

Photo :
  • AP Photo/Fatima Shbair.

Ia juga berharap komunitas internasional tidak menerapkan standar ganda dalam menangani konflik.

Menurut dia, jika komunitas internasional bisa bersikap tegas dan melakukan embargo ekonomi kepada Rusia karena menginvasi Ukraina, seharusnya sikap tegas yang sama juga terhadap Israel.

"Sikap tegas komunitas internasional harus dilakukan kepada Israel. Negara itu jelas-jelas telah melakukan pendudukan terhadap wilayah Palestina puluhan tahun lamanya. Israel juga terus melakukan aksi brutal pembunuhan dan pemboman terhadap warga sipil," ujarnya.

Rudal Israel jatuh di pemukiman Palestina di Gaza.

Rudal Israel jatuh di pemukiman Palestina di Gaza.

Photo :
  • AP Photo/Adel Hana.

Wakil Ketua Fraksi PKS itu juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas banyak korban sipil, termasuk anak-anak, yang menjadi korban serangan Israel.

Ia menilai serangan udara Israel di permukiman penduduk jelas secara sengaja menyasar warga sipil.

"Ini kekejian yang nyata. Isarel secara terang-terangan mengabaikan hukum internasional dan banyak prinsip kemanusiaan. Mengutuk serangan ini tentu tidak cukup, harus ada upaya nyata untuk hentikan kekejian ini," katanya. (ant)