PKB: Ada yang Iri dengan Prabowo-Cak Imin karena Lebih Dulu Berlayar

Ketum PKB  Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di KPU.
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di KPU.
Sumber :
  • Twitter @cakimiNOW

VIVA Politik - Elite Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menanggapi omongan pengamat terkait dilema Gerindra dan Prabowo Subianto jika memilih Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapres. Elektabilitas Cak Imin yang masih rendah jadi sorotan pengamat.

Ketua DPP PKB Lukmanul Khakim menyebut ada pihak-pihak yang tidak menginginkan bersatunya Prabowo-Cak Imin. Dia bilang pihak tersebut iri dengan Prabowo-Cak Imin yang serius menyusun koalisi menuju 2024.

"Ada yang iri dengan pasangan ini karena lebih dulu bisa berlayar. Koalisi Gerindra-PKB sudah bisa mengusung capres, cawapres sendiri," kata Lukman, sapaan akrabnya saat dihubungi VIVA, Selasa malam, 9 Agustus 2022.

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di KPU.

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di KPU.

Photo :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Dia mengatakan PKB sejauh ini masih kuat untuk bersama-sama mendayung perahu dengan Gerindra. Lukman pun meminta pihak yang nyinyir termasuk pengamat lebih baik bisa objektif dalam menyinggung elektabilitas Cak Imin.

"Silahkan baca hasil survei Median. Bahwa dengan skenario lawan siapapun sampai hari ini Prabowo-Gus Muhaimin masih menang," jelas Lukman.

Pun, dia mengatakan kekompakan duet Prabowo-Cak Imin sebagai ikhtiar mewujudkan kepemimpinan yang kuat untuk masa depan Indonesia lebih baik dan sejahtera. Menurut dia, kekompakan itu bisa dilihat dari cara Prabowo-Cak Imin yang daftar bareng Gerindra-PKB sebagai parpol calon peserta Pemilu 2024.

Ketum Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Ketum PKB Cak Imin.

Ketum Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Ketum PKB Cak Imin.

Photo :
  • Dok. Lukmanul Khakim

Sebelumnya, manuver Gerindra-PKB yang daftar bareng ke KPU dengan dipimpin langsung Prabowo-Cak Imin memunculkan dinamika politik. Salah satunya mencuat kembali duet Prabowo-Cak Imin menuju Pilpres 2024.

Pengamat politik dari Paramater Politik Indonesia Adi Prayitno menilai dari level partai, Gerindra dan PKB tak ada persoalan apapun. Menurut dia, dua parpol saling membutuhkan terutama untuk menggenapi ambang batas presiden atau presidential threshold 20 persen. 

Namun, menurutnya untuk level pasangan capres sepertinya ada dilema atau kerumitan yang tak mudah. Dia menyoroti demikian karena Cak Imin masih memiliki elektabilitas yang rendah dari hasil sejumlah survei. 

Dia menganalisa Prabowo butuh sosok cawapres yang bisa menderek elektabilitasnya.

"Jika Prabowo capres, apa mungkin Gerindra mau bersedia menjadikan Cak Imin sebagai pasangan cawapres mengingat elektabilitas Cak Imin rendah," ujar Adi saat dihubungi VIVA, Selasa, 9 Agustus 2022.