Sahroni: Saya Senang Jokowi Perhatian Perangi Korupsi di BUMN

Politikus Nasdem, Ahmad Sahroni.
Politikus Nasdem, Ahmad Sahroni.
Sumber :
  • VIVA/Andrew Tito

VIVA Politik - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyinggung pemberantasan korupsi jadi prioritas utama dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR 2022 dan Sidang DPR-DPD. Jokowi menyoroti korupsi besar di perusahaan BUMN seperti Garuda dan Asabri.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menilai omongan Jokowi seperti beri perhatian untuk memerangi korupsi di BUMN.

"Saya selaku Anggota DPR yang membidangi bidang hukum sungguh senang Presiden memberikan perhatian khusus pada korupsi di BUMN. Karena selama ini memang terkesan dibiarkan mentang-mentang BUMN akan di-support negara," kata Sahroni saat dihubungi VIVA pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR 2022

Pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR 2022

Photo :
  • Youtube Sekretariat Presiden

Menurut dia, perlu dibuat sistem untuk mencegah terjadinya praktik tindak pidana korupsi di BUMN. Dia bilang, upaya yang harus dilakukan bukan hanya administrasi yang ketat, tapi juga langkah BUMN dalam melakukan rekrutmen pimpinan-pimpinanya.

"Tidak bisa asal copot pasang seenaknya seperti jabatan politik, yang pada akhirnya selain tidak produktif tapi juga sangat rawan melakukan korupsi," ujar Bendahara Umum Partai NasDem ini.

Maka itu, Sahroni mengatakan Komisi III DPR akan terus mendukung aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Agung, Polri untuk prioritaskan pemberantasan korupsi seperti yang disampaikan Jokowi.

Presiden Jokowi di RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak

Presiden Jokowi di RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak

Photo :
  • Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung MPR pada Selasa, 16 Agustus 2022. Eks Gubernur DKI itu bilang pemberantasan korupsi terus jadi prioritas utama. 

Dia menekankan Polri, Kejaksaan, dan KPK terus bergerak. Penyelamatan aset negara pun terus dilakukan.

"Korupsi besar di Jiwasraya, Asabri, dan Garuda berhasil dibongkar, dan pembenahan total telah dimulai. Penyelamatan aset negara yang tertunda, seperti kasus BLBI, terus dikejar, dan sudah menunjukkan hasil," katanya.

Jokowi menyebut skor Indeks Persepsi Korupsi dari Transparansi Internasional, naik dari 37 menjadi 38 pada 2021. Kemudian, Indeks Perilaku Anti Korupsi dari BPS juga meningkat, dari 3,88 ke 3,93 pada tahun 2022.