Politisi Golkar Misbakhun Kritik OJK Kelola Kredit Bermasalah

Mukhamad Misbakhun
Mukhamad Misbakhun
Sumber :

“Pengecualian yang seperti ini kan, memberikan loan at risk yang lebih tinggi,” katanya.

Untuk diketahui, OJK melaksanakan restrukturisasi kredit sejak Maret 2020 sebagai cara dalam penanggulangan dampak COVID-19. Program tersebut diperpanjang hingga 31 Maret 2023.

Ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar dalam raker Komisi XI DPR menjelaskan, jumlah kredit yang direstrukturisasi  maupun debiturnya mengalami penurunan. Angka retrukturisasi kredit per Juli 2022 Rp 560,41 triliun atau turun dari Rp 576,17 triliun pada bulan sebelumnya.

Jumlah debiturnya pun mengalami penurunan. Per Juli 2022, debitur yang masuk program itu mencapai 2,94 juta. Sedangkan pada Juni 2022 masih di angka 2,99 juta.

“Kredit restru COVID-19 dan jumlah debitur terus bergerak melandai,” ujarnya.