Jawab Adian Napitupulu, Demokrat: Pembenaran Kebijakan Tak Pro Rakyat

Bendera Partai Demokrat
Bendera Partai Demokrat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

VIVA Politik – Partai Demokrat membalas pernyataan anggota DPR yang juga politisi PDIP Adian Napitupulu, terkait sikap partai yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM. Jawaban Adian, dinilai hanya narasi pembenaran atas kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat.

Itu disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, yang memberi tanggapan atas pernyataan Adian Napitupulu yang meminta Partai Demokrat untuk “belajar matematika dan sejarah” terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Kamhar mengatakan bahwa memperjuangkan kepentingan rakyat itu bukan soal matematika, tapi filsafat dan ideologi. Menurut Kamhar, argumentasi yang disampaikan Adian merupakan bentuk penyesatan yang sekaligus menunjukan dirinya sama sekali tak memiliki empati terhadap penderitaan rakyat. 

Kamhar mengatakan, pikiran semacam itu seharusnya dibuang jauh-jauh dalam dari seorang wakil rakyat. Semestinya Adian selaku legislator, memikirkan nasib konstituen dan rakyat yang diwakilinya sedang kesusahan akibat kebijakan kenaikan BBM ini. 

Bukan mereduksi persoalan pada utak-atik angka-angka, di tengah kesulitan rakyat yang ekonominya belum sepenuhnya pulih akibat terpaan badai COVID-19, kemahalan sembako, kenaikan TDL (tarif dasar listrik). Juga belum hilang bekas dan jejak kemahalan minyak goreng, tiba-tiba dihadapkan lagi pada situasi kenaikan harga BBM.

Apalagi data yang disajikan menjadikan upah minimum DKI sebagai acuan kemampuan menenggang biaya kemahalan, menurutnya jelas tidak sebanding dengan daerah-daerah lain yang sebagian besar UMP-nya di bawah DKI. 

“Jadi ini sekedar narasi yang dibungkus dengan angka-angka untuk memberikan pembenaran terhadap kebijakan yang tak pro rakyat,” kata Kamhar dalam keterangannya diterima awak media, Jumat, 9 september 2022.