Relawan Santri Dukung Ganjar Ingin Wujudkan Santri Mandiri di Kaltim

Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) di Kalimantan Timur
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Politik – Keberadaan pesantren dengan santrinya di Tanah Air, perlu diperkuat eksistensinya. Apalagi jumlah santri yang sangat banyak. Maka negara perlu mengupayakan pemberdayaan bagi santri agar ikut aktif dalam pembangunan di Indonesia.

Langkah PBNU Persiapkan Santri Sukses Masuk PTN Favorit

Itu juga yang menjadi harapan, dalam 'Gebyar Sholawat dan Do'a Bersama Untuk Bapak Ganjar Pranowo Presiden 2024'. Acara tersebut dilaksanakan relawan yang menamakan diri Santri Dukung Ganjar (SDG) Wilayah Kalimantan Timur.

Koordinator SDG Kalimantan Timur, Abdul Rahim mengatakan, ini sebagai momentum mereka melakukan konsolidasi dan silaturahim. Juga sebagai wujud pemberdayaan relawan bagi para santri di Kaltim.

Kemenag Berikan Bantuan untuk Pendidikan Islam dan Pesantren: Simak Syarat dan Ketentuannya

"Kegiatan ini merupakan wadah kondolidasi dukungan terhadap Pak Ganjar. Selain itu, sebagai wujud silaturahmi dan bentuk pemberdayaan bagi para santri Kalimantan Timur," ujar Rahim, di Majelis Taklim Nurul Huda, dikutip Sabtu 24 September 2022.

Berdasarkan data, ada 27.722 pesantren. Sedangkan santri totalnya 4.176.285 santri yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan jumlah itu, bisa dibilang santri memegang peranan penting dalam membangun bangsa Indonesia.

Pentingnya Akses Air Bersih dalam Menyempurnakan Ibadah

"Di era modern saat ini, kita perlu mendorong santri untuk bisa mandiri. Masa depan pembangunan santri perlu dipersiapkan dengan baik, agar lulusan pesantren bisa terserap di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain," jelasnya.

Pihaknya juga akan melakukan penyesuaian, bagaimana program pemberdayaan santri maupun pesantren ini disesuaikan dengan apa yang telah dilakukan Ganjar di Jawa Tengah. Dengan begitu, para santri bisa lebih kenal dengan sosok Ganjar. 

"Kita berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan yang mendorong pembinaan terhadap santri dengan pendekatan program yang disesuaikan dengan program Pak Ganjar di Jawa Tengah, salah satunya adalah entrepreneur dan jogo tonggo. Kegiatan ini akan terus berlangsung secara masif di kabupaten/kota kepada santri di Kalimantan Timur," jelas Rahim.

Apabila ini diintegrasikan dalam program para relawan, Rahim yakin bisa santri bisa semakin berkembang. Dia juga optimis, para kiai dan ulama memberi respon positif selama konsolidasi ini dilakukan.

"Respon dari santri positif, kita juga mendapatkan dukungan dari para kiai dan ulama selama konsolidasi di 10 kabupaten/kota di Kaltim. Kita yakin bahwa Pak Ganjar ini adalah sosok yang diinginkan para ulama dan santri," katanya.

Kegiatan tersebut berhasil menarik sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari kiai, ulama, santri dan Majelis Taklim di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya