Prabowo Ogah Nonton Piala Dunia Qatar: Indonesia Tidak Main!

Menhan Prabowo Subianto di acara Munas KAHMI, Palu, Sulteng
Sumber :
  • ANTARA

VIVA Politik – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengaku enggan menonton pertandingan di Piala Dunia (World Cup) 2022 di Qatar, karena tim nasional Indonesia tidak berpartisipasi dalam kegiatan besar tersebut.
 
"Saya pecinta sepak bola, tapi saya tidak mau nonton World Cup. Di TV pun saya enggak mau karena Indonesia tidak bermain," kata Prabowo dalam siaran persnya dikutip Senin, 28 November 2022.
 
Menurut dia, Indonesia semestinya sudah bisa berlaga di Piala Dunia. Pangkalnya, banyak negara yang lebih kecil dapat berpartisipasi, seperti Ghana dan Nigeria.

Cara Shin Tae-yong Tanggapi Kritik Pedas Bung Towel

"Kemarin, Arab Saudi bisa kalahkan Argentina. kapan Indonesia bisa ikut Piala Dunia?" tanya eks Danjen Kopassus ini dalam sambutannya pada acara Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

Photo :
  • Tangkapan layar Youtube Partai Perindo
PSSI Ungkap Alasan Utama Banyak Pemain Keturunan Ogah Bela Timnas Indonesia

Oleh karena itu, Prabowo coba mengambil peran untuk mengangkat derajat timnas Garuda agar bisa berlaga di kancah global.
 
Dirinya berencana mengajak atlet-atlet muda sepak bola yang berbakat untuk mengikuti akademi terbaik dunia di Qatar.

"Salah satu akademi sepak bola yang terbaik sekarang (ada) di Qatar. Banyak anak-anak dari Eropa sekarang sekolah di sana. Saya sudah minta izin ke pemimpinnya Qatar, 'Indonesia bisa enggak kirim (ke akademi)?' Tapi, tunggu World Cup selesai. Habis World Cup selesai, saya pergi mengantar anak-anak kita," kata Prabowo.

Justin Hubner Kembali Bikin Heboh

Munas KAHMI

Sebelumnya, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar Munas XI di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 24-27 November 2022. Dalam Munas yang dibuka Wapres KH Maruf Amin itu, KAHMI menetapkan 9 presidium terpilih dari 38 nama yang ditetapkan pimpinan sidang dan disepakati peserta Munas KAHMI.

Dari hasil sembilan presidium terpilih, suara terbanyak diraih Ahmad Doli Kurnia 417 suara, Ahmad Yohan 343 suara, Herman Khaeron 318 suara, Saan Mustopa 316 suara, M. Rifqinizamy Karsayuda 311 suara, Abdullah Puteh 295 suara, Romo H.R. Muhammad Syafii 290 suara, Zulfikar Arse Sadikin 284 suara, dan Sutomo 278 suara.

Pemilihan Presidium Majelis Nasional KAHMI masa bakti 2022-2027 di Kota Palu ini menggunakan sistem pemungutan suara berbasis elektronik atau e-voting sebagai bentuk transformasi teknologi.

"Penggunaan sistem ini, kali pertama dalam sejarah Munas KAHMI," kata Koordinator Presidium KAHMI Periode 2022-2027 Ahmad Doli Kurnia usia menyalurkan bantuan dalam kegiatan KAHMI peduli di Kabupaten Sigi, Sulteng, Minggu.
 
Ia menjelaskan, penggunaan metode ini untuk menghindari kekeliruan-kekeliruan teknis yang dapat merugikan konstan, oleh karena itu pemanfaatan teknologi informasi dinilai tepat diterapkan dalam pemilihan unsur majelis nasional.
 
Dari kegiatan Munas ini, katanya, menghasilkan beberapa catatan-catatan penting, khususnya hasil rapat komisi-komisi melahirkan gagasan baru guna meningkatkan kapabilitas organisasi yang dikelola secara modern dan mandiri. (Ant)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya