Himpunan Alumni Miftahul Huda Sepakat One Color 2024 untuk PPP

Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono silaturahmi ke Pondok Pesantren Miftahul Huda
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Politik – Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) melakukan deklarasi “One Color Hamida 2024 untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP)”.

Plt Ketum PPP Mardiono Dukung Pembentukan Dewan Pertimbangan Agung Seperti Orde Baru

Dengan adanya deklarasi, alumni pondok pesantren (ponpes) tertua dan terbesar di Provinsi Jawa Barat ini sepakat untuk berjuang secara konstitusi dan berkhidmat melalui PPP.

“Di samping silaturahmi bertemu kiai dan santri, ada juga perwakilan alumni Miftahul Huda atau Hamida. Sebelumnya pada Pemilu lalu banyak alumni yang masih berjuang di partai lain. Namun, kali ini sepakat one color dan satu tujuan menjemput kemenangan melalui PPP,” tutur Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, dikutip Minggu, 22 Januari 2023.

PPP Tunggu Pinangan Parpol Lain Usung Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng

Mardiono menyebut, PPP akan terus secara masif mengumpulkan keluarga besar partai berlambang Kabah di seluruh Tanah Air untuk terus berjuang bersama.

Ketua DPRD Rembang Ditahan Imigrasi Arab Saudi, PPP Bakal Beri Bantuan Hukum

“Karena waktu sudah sekitar 380 hari (jelang Pemilu), oleh karena itu kami secara masif mengumpulkan keluarga besar. Baik di tingkat atas, menengah, ke bawah, bahkan sampai ke desa akan kami kumpulkan untuk satu tujuan berjuang bersama PPP,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Miftahul Huda KH Asep Maoshul Affandy mengatakan bahwa PPP perlu dimenangkan karena merupakan partai berbasis Islam. Ia pun yakin PPP bisa membawa kehendak umat Islam.

Ilustrasi/Simpatisan PPP

Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

“Saya yakin PPP akan membawa apa kehendak umat Islam. Itulah mengapa kami Ponpes Miftahul Huda sepakat untuk one color bersama PPP di 2024,” katanya.

Adapun alumni Ponpes Miftahul Huda diketahui telah tersebar di seluruh pelosok Tanah Air dan berjumlah ratusan ribu orang. Dengan berkhidmatnya para alumni di PPP pun diharapkan bisa mengembalikan kejayaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya