Dewan Pers: Situasi Berubah dari Analog ke Digital, Kerja Jurnalis yang Berkualitas Tetap Penting

Seminar nasional dan diskusi buku "Media Massa Nasional Menghadapi Disrupsi Digital" yang diluncurkan dalam rangka Hari Pers Nasional 2023 di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Januari 2023.
Seminar nasional dan diskusi buku "Media Massa Nasional Menghadapi Disrupsi Digital" yang diluncurkan dalam rangka Hari Pers Nasional 2023 di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Januari 2023.
Sumber :
  • ANTARA/Melalusa Susthira K

VIVA Politik – Wakil Ketua Dewan Pers Muhammad Agung Dharmajaya mengatakan pentingnya insan pers menjaga kualitas kerja-kerja jurnalistik di tengah era disrupsi digital saat ini.

Hal tersebut disampaikan-nya dalam pembukaan seminar nasional dan diskusi buku Media Massa Nasional Menghadapi Disrupsi Digital yang diluncurkan dalam rangka Hari Pers Nasional 2023 di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu.

"Yang menjadi persoalan tanggung jawab kita bersama, bagaimana tetap menjaga kualitas kerja-kerja jurnalis dan ini menjadi penting: era boleh berubah, situasi boleh berubah dari analog ke digital, COVID-19 tidak bisa dibendung, tapi kerja-kerja jurnalis yang berkualitas tetap menjadi penting," kata Agung yang hadir mewakili Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu.

Ilustrasi media massa.

Ilustrasi media massa.

Photo :
  • U-Report

Agung mencatat tiga hal yang perlu dicermati dalam menghadapi era disrupsi digital saat ini yakni, siap kah media menghadapi era disrupsi digital? Lalu, bagaimana peran pemerintah terhadapnya, serta sikap dari pelaku usaha media massa itu sendiri.

Ia menyebut jawaban-jawaban atas hal tersebut didedah dalam buku Media Massa Nasional Menghadapi Disrupsi Digital setebal 293 halaman yang ditulis oleh Agus Sudibyo yang merupakan mantan anggota Dewan Pers periode 2019-2022.

Halaman Selanjutnya
img_title