Modal Airlangga Nyapres, Pengamat: Mampu Stabilkan Ekonomi Dibanding Negara Lain

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di HUT Golkar ke-58
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Politik – Sejumlah nama bakal Capres 2024, hingga saat ini terus bermunculan terutama dari partai politik. Diantaranya ada Ketua Umum Golkar yang juga Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Airlangga Hartarto.

Survei Sebut Elektabilitas Edi Rusyandi Unggul di Pilkada Bandung Barat 2024

Setiap capres, setidaknya harus memiliki rekam jejak yang bagus jika ingin membawa Indonesia ke depan di tengah situasi dunia yang tidak menentu. Pengamat politik, Ujang Komarudin, menilai rekam jejak Airlangga yang patut diperhatikan adalah masalah ekonomi. Dia berperan besar disaat ekonomi terancam karena pandemi COVID-19 sepanjang 2 tahun, dan kini bisa dikendalikan dengan baik.

"Ya kalau dari rekam jejak, kinerja mungkin bisa ya bisa saja karena ekonomi kita kan relatif stabil dibandingkan negara lain. Nah salah satunya karena peran Airlangga sebagai Menko," ujarnya saat dihubungi, dikutip Kamis 26 Januari 2023.

Golkar Semarang Anggap Usung Dico Ganinduto Kejutan di Pilkada Kota Semarang

Berbagai kebijakan yang cukup bagus ketika Airlangga menjadi menteri, menurutnya adalah modal kuat. Modal yang semestinya menjadi pertimbangan masyarakat untuk memilih pemimpinnya di Pilpres 2024 ini.

"Yang mestinya begitu, mestinya kinerja, latar belakang menjadi pertimbangan utama dari pemilihan capres maupun cawapres (ketimbang popularitas)," ujarnya.

Bamsoet Sebut Golkar Bisa Koalisi dengan PSI dalam Pilkada di Sejumlah Daerah

Dia menyoroti elektabilitas yang masih dibawah. Menurut dia, ini harus menjadi pekerjaan rumah bagi tim Airlangga Hartarto untuk mengkatrolnya. Sebab mestinya kinerja yang baik dari Airlangga selama ini, harusnya berdampak paralel pada elektabilitas.

"Seperti tentang prestasi, rekam jejak, integritas, visi misi dan lain-lain itu sangat penting. Kita ini pemilihannya pemilihan langsung gitu ya maka soal elektabilitas itu menjadi faktor penting bagi capres, Itu yang harus menjadi evaluasi nanti pak Airlangga dan timnya," tambahnya.

Airlangga juga disarankan turun ke masyarakat untuk melakukan pendekatan secara kerakyatan. Sebab masih banyak rakyat yang miskin terutama di pedesaan.

Partai Golkar menegaskan, tetap mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres di Pilpres 2024. Walau dari survei elektabilitas masih dibawah dengan nama-nama lainnya, bukan persoalan. Sebab Golkar lebih mengedepankan rekam kerja sang ketua umum.  

Airlangga Hartarto, yang saat ini juga masih mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 itu, fokus membenahi ekonomi negara.  

"Pak Airlangga itu fokus kerja, jadi tidak seperti orang lain yang sibuk dengan pencitraan. Tren elektabilitasnya juga kalau kita lihat dari waktu ke waktu kan naik," kata Ketua DPP Partai Golkar, Lamhot Sinaga, Senin, 23 Januari 2023.   

Jelas dia, elektabilitas bukan menjadi faktor utama dan penentu dalam mengusung capres-cawapres. Angka riil dari survei akan terlihat saat nanti sudah mendaftar ke KPU. Sehingga resmi menjadi capres-cawapres, yang menurut jadwal KPU akan dibuka sekitar akhir 2023.  

"Kalau sudah terdaftar kan ada keterbatasan pilihan, kalau sekarang kan banyak pilihan, maka angkanya tersebar ke mana-mana, dan patut diingat Airlangga tidak punya dosa politik," jelas Anggota Komisi VII DPR ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya