Sindir Mahfud MD, Demokrat: Isu Penjegalan Anies Tak Muncul dari Ruang Hampa

Bakal capres Anies Baswedan saat di kantor DPP Demokrat
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Politik – Elite Partai Demokrat merespons pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang membantah adanya upaya penjegalan capres.  

Kunjungi Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar, Dukungan Anies-Cak Imin Tinggal Nunggu Pluit

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menegaskan, partai politik pendukung Anies Baswedan sangat kompak. Dia menyindir isu penjegalan terhadap Anies bukan mucul dari ruang hampa.

"Isu penjegalan, kriminalisasi dan sebagainya tidak muncul dari ruang hampa. Indikasi-indikasinya ada," kata Kamhar kepada wartawan, Jumat, 2 Juni 2023.

Puan Maharani: Saya Gak Lihat Jokowi Cawe-cawe ke Partai Lain

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani

Photo :
  • Instagram @kamharlakumani

Kamhar menyebut, ada berbagai upaya dari pihak tertentu agar Anies tidak maju capres. Menurut dia, hal itu termasuk mengganggu partai-partai pengusungnya.

Diisukan Duet dengan Prabowo, Gibran Manut ke Megawati soal Pilpres 2024

"Berbagai daya dan upaya terus dilakukan untuk menjegal agar Mas Anies tak berlayar, termasuk mengganggu tiga partai politik pengusung yang tergabung di Koalisi Perubahan untuk Persatuan," tuturnya.

"Namun demikian, kami menghormati pernyataan Prof Mahfud MD untuk menjaga kekompakan koalisi," ujarnya.

Pun, dia menyampaikan Koalisi Perubahan untuk Persatuan solid karena punya platform perjuangan yang sama dalam mewujudkan agenda-agenda perubahan untuk kehidupan rakyat yang lebih sejahtera, lebih maju. Selain itu, mewujudkan demokrasi yang berkualitas, serta hukum yang berkeadilan.

"Berbagai dinamika yang dihadapi, bukannya melemahkan tekad dan semangat KPP dan Mas Anies, malah makin menguatkan tekad dan semangat mewujudkan perubahan dan perbaikan sebagai ikhtiar menunaikan janji-janji kemerdekan," kata Kamhar.

Sebelumnya, Mahfud membantah adanya upaya khususnya dari pemerintah untuk menjegal Anies Baswedan. Bahkan Mahfud meminta Anies agar waspada terhadap kelompok pengusungnya sendiri.

Dia bicara demikian karena menanggapi isu penjegalan Anies sebagai bakal capres pasca Presiden Jokowi mengatakan akan cawe-cawe. Dia membantah keras penerintah bakal lakukan hal-hal yang bisa merusak demokrasi. Mahfud bilang itu hanya isu politik.

"Itu bagian dari perlombaan kontestasi politik, yang mengatakan itu menjegal mungkin biar pendukungnya muncul atau mungkin biar yang milih sedikit, kalau pemerintah tidak berkehendak," kata Mahfud MD di Ende, NTT, Kamis, 1 Juni 2023.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya