Diajak PDIP, PKB Bilang Sudah Kadung Solid Dengan Gerindra

Daniel johan disapa Prabowo Subianto saat deklarasi Gerindra-PKB.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, mengaku sudah terlanjur solid dan nyaman berada dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KKIR. Koalisi ini dibangun bersama Partai Gerindra. Penegasan itu, setelah sebelumnya PDIP membuka pintu untuk ikut bersama-sama mengusung pencapresan Ganjar Pranowo.

img_title Sosok Irjen Eko Hadi, Jenderal Bintang Dua yang Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo Bersama Listyo Sigit dan Ahrie Sonta

PDI Perjuangan (PDIP) masih membuka pintu koalisi bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar, untuk bersama-sama mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua DPP PKB, Daniel Johan memastikan partainya telah solid dan nyaman dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang digagas bersama Partai Gerindra. PKB sampai saat ini belum berfikir untuk pindah ke lain hati.

img_title Jejak Irjen Pol Ahrie Sonta, Orang Kepercayaan Listyo Sigit yang Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

“PKB sudah kadung solid dan nyaman dengan koalisi KKIR. Jadi belum berpikir untuk ke lain hati,” kata Daniel kepada awak media, Senin, 26 Juni 2023.

Kendati solid dan nyaman dengan KIR, Daniel Johan mengatakan bahwa ruang komunikasi dengan seluruh partai politik dan koalisi yang ada akan tetap dilakukan. Lebih lanjut Daniel Johan menegaskan bahwa semua parpol di tanah air merupakan sahabat dalam demokrasi dan memajukan Indonesia.

img_title Rekam Jejak Listyo Sigit, Miliki Karier Panjang di Polri Sejak Era Jokowi, Kini Tersandung Kasus Penyadapan Presiden

“Namun komunikasi dengan seluruh partai dan koalisi yang ada tetap sangat penting dilakukan, semuanya sahabat dalam demokrasi dan majukan Indonesia," katanya.

KSP Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026).

PDIP Nilai Kasus Penyadapan Listyo Sigit dkk Terhadap Prabowo Langgar HAM-Demokrasi

PDIP menilai praktik penyadapan yang dilakukan Listyo Sigit dkk, terlebih jika disertai penghapusan data elektronik melanggar HAM, demokrasi dan hak-hak warga negara.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut