Anis: Tidak Boleh Ada Satu Capres yang Bisa Klaim Dirinya Capres Umat

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta
Sumber :
  • Partai Gelora

Jakarta – Tidak boleh ada satu pun calon presiden atau capres di Pilpres 2024, yang berhak untuk mengklaim dirinya didukung oleh umat.

img_title Relawan Gibran Sentil PDIP Kalah di Pilpres 2024, Deddy Sitorus: Parasit Kekuasaan yang Buta Nalar

Itu dikatakan oleh Ketua Umum Partai Gelora (Gelombang Rakyat) Indonesia, Anis Matta. Menurutnya, itu adalah hal yang prinsipil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingin menegaskan satu hal yang sangat prinsip, bahwa dalam konteks pilpres kita saat ini, tidak ada satu capres pun, siapapun dia yang bisa mengklaim dirinya, bahwa dia adalah satu-satunya "capres umat"," kata Anis Matta dalam keterangannya, dikutip Rabu 13 September 2023.

img_title Umat Muslim Tanah Air Terus Bertransformasi, dari Teknologi hingga Gaya Hidup Modern

Itu disampaikan Anis, dalam program Anis Matta Menjawab Episode #13 dengan tema "Adakah Capres Umat dalam Pilpres 2024?" yang tayang di kanal YouTube Gelora TV. Dipandu oleh Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi Organisasi DPN Partai Gelora Dedi Miing Gumelar.

Jika ada klaim didukung umat, menurutnya sama artinya akan  menggunakan politik identitas dalam tema kampanye-kampanye. Hingga akhirnya kekhawatiran terjadinya polarisasi politik dan pembelahan, bisa terjadi dan semakin dalam lagi. Dia mencontohkan saat Pilkada DKI Jakarta 2017 hingga Pilpres 2019.

img_title Kontingen Polri Dipercaya Amankan Capres-Cawapres di Afrika Tengah, Ini Peran Pasukan Garuda Bhayangkara

"Jadi tidak boleh ada satupun capres yang boleh mengklaim dirinya sebagai capres umat. Ini yang perlu saya garis bawahi, karena kita akan menyaksikan orang akan kembali menggunakan politik identitas untuk melakukan kampanye besar-besaran. Padahal itu sebenarnya, adalah satu penyederhanaan yang bisa punya dampak yang fatal seperti pada Pilpres sebelumnya," jelas eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera atau PKS itu.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI periode 2009-2014 itu menilai, umat harus bisa memaksakan agendanya kepada para capres baik Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan, agar diperjuangkan. 

"Justru umat sekarang ini yang harus memaksakan agendanya kepada seluruh calon presiden agar memperjuangkan agenda umat Islam di Indonesia. Maka kita persilahkan semua capres memperjuangkan agenda umat," tegas Anis Matta.

"Semua capres bisa memperjuangkan agenda umat," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Anies, dinamika politik saat ini perubahannya sangat cepat. Bahkan bisa berubah tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Anis juga mengungkit sejarah, dimana negara pernah dipimpin oleh perwakilan umat baik dari Muhammadiyah dan juga NU.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut