Waketum PAN Buka Suara Soal Cinta Mega Maju Caleg DPRD DKI

Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi
Sumber :
  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi membenarkan Cinta Mega mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) PAN untuk DPRD DKI Jakarta.

img_title Survei IPO: Elektabilitas PAN Melejit Jadi 5,8%, Zulhas Masuk 3 Besar Menteri dengan Penilaian Kerja Terbaik

"Karena telah menyalonkan diri dari PAN maka secara yuridis sudah tidak lagi menjadi anggota PDIP dan anggota DPRD fraksi PDIP," kata Viva dalam keterangannya, Senin, 9 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viva menyebutkan, pihaknya melakukan beberapa pertimbangan untuk menyalonkan Cinta Mega. Pertama, kata dia, Cinta Mega tetap berkhidmat dalam perjuangan politik untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta. Dari kinerja dan komitmennya maka perlu untuk dilanjutkan.

img_title Ditanya soal Penambahan Jumlah Anggota KPU dan Bawaslu RI, DPR sebut Belum Ada Keputusan

Anggota Komisi C DPRD DKI Fraksi PDIP, Cinta Mega

Photo :
  • Laman resmi DPRD Provinsi DKI Jakarta

Kedua, jika itu dianggap sebagai kesalahan, Cinta Mega sudah menjalaninya dengan sabar, dengan di Pergantian Antar Waktu (PAW). 

img_title Usulan Mardani: Yang Terlibat Verifikasi Pencalonan Gibran Tak Diikutsertakan Seleksi KPU

"PAN memahami hal tersebut dan mengajak Cinta Mega untuk selalu mawas diri dan selalu ingat atas tugas pokoknya sebagai anggota PAN yang harus menjaga marwah partai serta terus tanpa lelah memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat Jakarta yang beragam suku, agama, etnis, ras, warna kulit, dan golongan," tuturnya.

Sebelumnya, mantan kader PDIP, Cinta Mega dikabarkan mendaftar calon legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta dari Partai Amanat Nasional (PAN). Hal tersebut terjadi karena Cinta Mega telah dipecat sebagai kader PDIP karena kepergok main judi slot online pada saat rapat paripurna DPRD DKI.

"Informasi yang kita dapatkan, Ibu Cinta ditetapkan oleh PAN sebagai calon legislatif," kata Gembong kepada wartawan di Jakarta, Senin, 9 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gembong menilai PAN hanya mengejar elektoral semata dengan mencalonkan Cinta Mega. "Dan ini menandakan bahwa PAN hanya mengejar efek elektoral. Mengesampingkan bahkan membutakan proses konsolidasi, proses kaderisasi yang berlaku di partai politik," kata Gembong.

Gembong juga mengaku, pihaknya mendapat informasi Cinta Mega jadi caleg dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, secara last minutes. "Kami mendapat informasi dari KPU itu pendaftarannya PAN ke KPU itu last minutes. Hari terakhir jam 12 kurang berapa menit. Ya mungkin biar enggak diintip oleh orang," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut