Di Aceh, Cak Imin Prediksi Bisa Raih Suara 75 Persen

Capares nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Sumber :
  • Dani Randi/Aceh.

Aceh – Calon wakil presiden atau cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengatakan pasangan AMIN bisa meraup suara tertinggi di Aceh untuk Pemilu 2024.

Jokowi Diisukan Jadi Ketum Golkar, JK: Ada Aturannya, Minimal 5 Tahun Jadi Pengurus

Cak Imin bahkan memprediksi, dia yang berpasangan dengan capres Anies Baswedan akan menang 75 persen di Aceh. Hal itu, kata dia, jika dilihat dari kekuatan tim yang berada di wilayah Tanah Rencong.

“Kita prediksi bisa 75 persen (suara di Aceh),” ujar Cak Imin singkat saat berkunjung ke Makam Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa, 5 Desember 2023.

Ricuh Pleno di Yalimo Papua, Wakapolres-Kasat Lantas Diserang Batu dan Panah

Jika melirik perolehan suara partai koalisi partai pendukung pasangan AMIN yaitu Partai Nasdem, PKB dan PKS pada pemilu 2019 lalu, ketiga partai ini hanya meraup suara rata-rata di bawah 10 persen.

PKS misalnya hanya mampu meraih 209.011 suara atau 8,16 persen, kemudian disusul oleh PKB yang mengumpulkan 186.314 suara atau 7,27 persen dan Nasdem meraup 176.009 suara atau 6,91 persen.

Isu Bakal Temui Megawati, Jusuf Kalla: Kita Selalu Bertemu di Hati

Namun di Pemilu 2024 kali ini, pasangan AMIN di Aceh mendapat amunisi dari tiga partai lokal di Aceh yaitu Partai Adil Sejahtera (PAS), Partai Darul Aceh (PDA) dan Partai Solidaritas Independen Rakyat Aceh (SIRA).

Hanya saja Partai SIRA dan PDA yang sudah teruji memiliki basis suara jika melihat di Pemilu 2019 lalu dengan memperoleh 3 kursi dari PDA dan 1 dari SIRA duduk di parlemen DPR Aceh.

Sebelumnya, Cak Imin menjanjikan akan memperpanjang Dana Otsus Aceh jika nantinya terpilih di Pilpres 2024.

Dana otsus bagi masyarakat Aceh sangat penting, kata dia, untuk mendongkrak perekonomian di Tanah Rencong. Untuk itu, perpanjangan dana tersebut harus tetap dilanjutkan.

“Jadi nanti kalau AMIN menang, 2027 tetap dana otonomi khusus untuk Aceh kita perpanjang,” kata Ketua Umum PKB itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya