Sengit dan Panas! Jubir Amin Vs Petinggi Gerindra soal Hilangnya Debat Cawapres

Debat panas antara Jubir Amin dengan politikus Gerindra Habiburokhman.
Sumber :
  • YouTube tvOne

Jakarta - Juru Bicara Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) Pipin Sopian terlibat friksi dengan Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman. Mereka berdua debat sengit soal jatah adu argumen cawapres yang hilang dalam debat Pilpres 2024.

Bawaslu Ungkap Sebanyak 128 TPS di Papua Melaksanakan PSS, PSU dan PSL

Perdebatan di acara Catatan Demokrasi tvOne itu diawali paparan Habiburokhman yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran Rakabuming Raka. Dia menyinggung susah jika menuduh orang lain berdasarkan notulensi bikinannya sendiri. Kata dia, kecuali ada notulensi yang diterbitkan KPU.

Habiburokhman pun heran dengan kubu Amin yang melempar isu bahwa pihaknya hanya ingin paparan visi misi tanpa adanya perdebatan atau tanggapan dari pasangan calon lain.

Try Sutrisno dan Keluarga Ikuti Pemungutan Suara Ulang di TPS 043 Menteng Jakpus

"Apa yang disampaikan tim kami belum tentu ditangkap dengan tepat oleh timnya Pak Pipin. Lalu disampaikan ke Pak Pipin sudah lain lagi," kata Habiburokhman dikutip VIVA pada Rabu, 6 Desember 2023.

Dia bilang paling mudah dalam polemik ini lebih baik konfirmasi ke KPU. Tapi, dia membantah pernyataan kubu Amin yang menyebut TKN hanya ingin paparan visi misi tanpa debat.

Prabowo Bertemu SBY di Cikeas Jumat Malam, Bahas Apa?

"Sangat tidak benar usulan itu. Ini saya juga punya notulensi, beliau juga punya notulensi," ujarnya.

Debat panas antara Jubir Amin dengan politikus Gerindra Habiburokhman.

Photo :
  • YouTube tvOne

Giliran Pipin Sopian menanggapi omongan Habiburokhman. Dia menyampaikan dalam rapat dengan KPU itu, setiap tim capres cawapres mengirim tim yang terdiri dari beberapa orang.

"Sehingga kesimpulan tim kami yang menyampaikan dari 02 hanya ingin pemaparan visi misi. Memang itu yang disampaikan," ujar Pipin.

Lalu, dia juga merasa aneh dengan pernyatan dari pihak TKN soal adanya usulan dari Amin soal debat tak ada cawapres. Pipin merasa tim Amin tak pernah bicarakan usul tersebut.

Belum selesai Pipin bicara, Habiburokhman langsung menyanggahnya.

"Ya kan ini kurang bisa menangkap pesan," ujar Habiburokhman.

"Beberapa orang ini mungkin sama bodohnya tidak bisa menangkap pesan," lanjut Habiburokhman.

Dia meminta omongan Pipin dikonfirmasi saja ke KPU.

Namun, Pipin membalas lawan debatnya itu dengan menyinggung yang penting adalah kejujuran.

"Yang penting kan kejujuran di antara kita, tinggal nanti yang diutarakan," sebut Pipin.

Habiburokhman pun merespons dengan bicara serta umpatan bernada keras. Dia sembari menunjuk tangan ke arah Pipin.

"Nah, itu dia, ini antara bodoh atau fitnah!" ujar Habiburokhman.

Presenter Andromeda Mercury pun mengingatan Habiburokhman agar pakai bahasa yang sopan.

"Silakan saja Anda mengatakan itu. Yang fair nanti lihat saja," kata Pipin menimpali Habiburokhman.

"Dibuka saja oleh KPU, bagaimana notulensinya," lanjut Pipin.

Debat panas Jubir Amin dengan politikus Gerindra Habiburokhman.

Photo :
  • YouTube tvOne

Habiburokhman mengambil mic di depannya lalu bicara ringkas. "Ya betul," ujarnya.

"Bagaimana, bener tidak 02 menyampaikan itu?" ujar Pipin melanjutkan.

"Benar gak 01 menyampaikan bahwa misalnya kita mengusulkan debatnya capres cawapres harus hadir di dua tempat," jelas Pipin.

Dia bilang hal itu dilempar dulu dengan kubu TKN yang menuduh Timnas Amin tak ingin ada debat cawapres. Pipin menegaskan pihaknya membantah tuduhan itu.

"Yang menuduh duluan adalah 02. Bahwa 01 tidak menghendaki adanya debat cawapres. Kan ini yang ingin kita sampaikan," kata Pipin.

"Kok, jadi diputar balikan gitu. Ini yang kita persoalkan," ujar Pipin.

Pipin menantang agar kubu TKN sama-sama mau membuka soal notulensi usulan terkait debat capres cawapres saat rapat di KPU.

"Bang Habiburokhman, saya kita kita sama-sama orang yang paham. Tinggal dibuka saja itu di KPU," kata Pipin.

"Oh, itu dia," jawab singkat Habiburokhman.

"Kita saling tahu," ujar Pipin lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya