KPU Batal Gelar Nobar Debat Capres

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI batal menggelar nonton bareng (nobar) debat capres dan cawapres yang rencana sebelumnya disiapkan di tiga lokasi berbeda. Sebab, debat capres dan cawapres tersebut akan disiarkan langsung televisi dan radio.

img_title Usulan Mardani: Yang Terlibat Verifikasi Pencalonan Gibran Tak Diikutsertakan Seleksi KPU

"Nonton bareng tidak jadi dilaksanakan, karena semua TV akan menyiarkan secara langsung. Semua platform yang kaitannya dengan penyiaran termasuk radio, baik streaming dan sebagainya diberikan akses untuk menyiarkan debat capres," kata Ketua KPU Hasyim Asy'ari kepada awak media, Selasa, 12 Desember 2023. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debat perdana capres akan digelar Selasa, 12 Desember 2023 malam. Bertempat di kantor KPU RI, Jakarta, debat perdana itu rencananya akan dimulai pukul 19.00 WIB.

img_title Transparasi Penghitungan Suara Berbasis Digital Dipersoalkan di Sidang UU Pemilu

Ketua KPU Hasyim Asyari pimpin rapat pleno bareng tiga timses capres cawapres.

Photo :
  • istimewa

Debat perdana ini akan mencakup tema pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

img_title Intip Masa Depan Radio Tanah Air di Era Digital

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menjelaskan, dalam debat perdana ini ada terbagi dalam 6 segmen yang dipisah dengan jeda iklan total sehingga durasi 150 menit. Khusus untuk debat 120 menit dan di setiap segmen ada jeda iklan berdurasi sekitar 5 menit.

"Di antara segmen itu, ada jeda iklan waktunya kurang lebih masing-masing 5 menit," kata Hasyim.

Pada segmen 1, ada kesempatan setiap capres menyampaikan visi misi dan program kerja. Durasi di segmen ini masing-masing capres diberi kesempatan 4 menit.

Lalu, segmen dua dan tiga ada sesi pendalaman visi misi dan program kerja. Di sesi ini, ada pertanyaan yang diajukan moderator. Kemudian, para capres nanti akan punya kesempatan menjawab selama dua menit.

Kemudian, di segmen 4 dan 5, akan ada tanya jawab dan interaksi antar capres. Masing-masing kandidat diberi kesempatan saling menanggapi.

"Calon lain menanggapinya 60 detik, berarti 1 menit," tutur Hasyim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, di segmen 6 merupakan penutup. Di sesi ini, setiap capres akan diberi kesempatan untuk menyampaikan pernyataan penutup.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf

Ditanya soal Penambahan Jumlah Anggota KPU dan Bawaslu RI, DPR sebut Belum Ada Keputusan

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf jelaskan bahwa belum ada keputusan mengenai wacana penambahan jumlah komisioner KPU dan Bawaslu

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut