SBY Bersyukur AHY jadi Menteri: Momentum Partai Demokrat Kembali ke Pemerintahan

Presiden Jokowi bersama Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Menteri ATR/BPN AHY
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Presiden Indonesia ke-6 yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, bisa bersyukur setelah putranya yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dilantik sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/ Kepala BPN).

Demokrat Sebut AHY Kader Terbaik, Sinyal Jadi Menteri Lagi di Kabinet Prabowo-Gibran?

AHY, sapaan akrab Agus Harimurti, dilantik oleh Presiden Jokowi pada Rabu, 21 Februari 2024, di Istana Negara Jakarta. Bersamaan dengan pelantikan Hadi Tjahjanto yang ditunjuk sebagai Menkopolhukam. AHY mengaku SBY bersyukur karena Demokrat kembali ke pemerintahan sejak 2014.

“Beliau (SBY) tentunya juga bersyukur, karena ini menjadi sebuah momentum Partai Demokrat kembali ke pemerintahan,” kata AHY, di Istana Negara.

Terima Parpol Lain Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat Tak Pusingkan soal Jatah Menteri

Partai berlambang mercy, selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak 2014, tidak berada di dalam pemerintahan atau oposisi. Demokrat menjadi partai pemerintah ketika SBY menjadi Presiden RI ke-6 pada 2004-2009 dan berlanjut 2009-2014.

Maka selama 9 tahun 4 bulan, Demokrat berada di luar pemerintahan. Namun setelah AHY dilantik sebagai Menteri ATR/ Kepala BPN pada Rabu 21 Februari 2024, Demokrat kembali ke dalam pemerintahan. Maka, AHY menyebut ini sebuah momentum bersejarah kalau apa yang diperjuangkan Partai Demokrat bisa lebih direalisasikan jika masuk dalam kabinet. Yakni saat ini di Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan 2019-2024.

Isu Demokrat Bakal Dapat Jatah 4 Menteri, Demokrat: Itu Rahasia Mas AHY dan Pak Prabowo

“Ini sebuah momentum bersejarah, karena Alhamdulilah apa yang kami perjuangkan selama ini bisa lebih direalisasikan jika Demokrat bergabung di pemerintahan secara langsung. Karena kebijakan itu di tangan eksekutif, walaupun perjuangan di parlemen juga sangat penting,” jelas AHY.

Dengan demikian, kata AHY, ini menjadi langkah baru bagi keluarga besar Partai Demokrat untuk berkontribusi dalam pemerintahan Kabinet Indonesia Maju di akhir periode Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Maruf Amin. 

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan secara bersama-sama ini bisa menghadirkan berbagai pencapaian dan kemajuan,” jelas dia.

Tak Ada Beban, Cuma Butuh Adaptasi

Presiden Jokowi bersama Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Photo :
  • Akun X @jokowi

AHY mengaku tidak memiliki beban meskipun hampir 9 tahun Partai Demokrat berada di luar pemerintahan. Hanya saja, kata dia, memang perlu adaptasi karena keluarga besar Partai Demokrat merasa senang bisa bergabung ke dalam pemerintahan.

“Tidak (ada beban), tidak secara khusus. Tapi memang perlu adaptasi. Yang jelas, kalau ditanya keluarga besar Demokrat sangat senang. Karena bagaimana pun memang tujuan utama dari politik termasuk partai politik, adalah bisa berkontribusi seluas-luasnya melalui jalur pemerintahan, eksekutif maupun legislatif,” jelas dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya