AROPI: Dibanding Musim Pemilu 2019, Tingkat Kepercayaan Terhadap Lembaga Survei Naik 7,6%
- VIVA/M Ali Wafa
Selanjutnya, dia menuturkan dari segmen tingkat pendapatan diperoleh fakta yang menarik yakni untuk tingkat pendapatan di bawah 2 juta/bulan sangat percaya/cukup percaya terhadap lembaga survei sebesar 80,7%.
Ia bilang justru untuk tingkat pendapatan 4 juta/bulan ke atas, tingkat kepercayaannya sebesar 74,4%. Sementara, pendapatan menengah sebesar 2-4 juta perbulan, tingkat kepercayaannya sebesar 71,6%.
Menurut dia, dari segmen usia, pada tingkatan umur di bawah 30 tahun menunjukkan tingkat kepercayaan yang paling tinggi terhadap Lembaga survei yakni sebesar 81,5%.
"Disusul rentang umur di atas 50 tahun sebesar 75,2%. Sedangkan untuk umur 30-39 tahun tingkat kepercayaannya 73,8%. Sedangkat untuk usia 40-49 tahun tingkat kepercayaannya sebesar 72,9%," tuturnya.
Lalu, ia menyampaikan bila dilihat dari kepemilikan akun sosial media, didapatkan fakta pemegang akun Instagram adalah responden yang paling percaya terhadap Lembaga survei sebesar 76,5%. Kemudian, disusul pemilik akun TikTok dengan tingkat kepercayaan 75,2% dan pemilik akun Facebook dengan tingkat kepercayaan 74,5%.
"Survei ini juga menanyakan Lembaga survei mana yang paling banyak dikenal. Dari pertanyaan itu terungkap bahwa LSI Denny JA paling dikenal dengan 52,4%, disusul Indikator Politik sebesar 11,5%, Indobarometer 7,6%, Polltracking 6,1% dan SMRC sebesar 4%," ujarnya.
Survei itu dilakukan dalam kurun waktu pada 26 Januari-6 Februari 2024. Metode yang digunakan dalam survei adalah multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 orang. Sementara, margin of error ini menanyakan secara khusus tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga survei.