Isu Demokrat Bakal Dapat Jatah 4 Menteri, Demokrat: Itu Rahasia Mas AHY dan Pak Prabowo

Politisi Demokrat Herzaky Mahendra Saputra bersama AHY
Sumber :
  • Twitter@Herzaky_MP

Jakarta – Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikabarkan akan mendapatkan empat jatah kursi menteri di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Terkait hal itu, Partai Demokrat pun buka suara. 

Tiba di Bali Hari Ini, Elon Musk Bakal Luncurkan Starlink hingga Bertemu Jokowi 

Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait jatah kursi menteri kepada calon presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Itu tergantung Pak Prabowo karena beliau presiden terpilih, adalah hak prerogatif beliau untuk memilih siapapun yang menjadi pembantunya di Demokrat," kata Herzaky kepada wartawan, Jumat, 19 April 2024.

Luhut Tolak Jadi Menteri Prabowo, Tapi Siap Jadi Penasihat

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra

Photo :
  • Dok. Istimewa

Herzaky kemudian mengungkit permintaan Prabowo kepada AHY agar menyiapkan kader-kader terbaik untuk ditempatkan sebagai menteri di pemerintahannya kelak. Saat ini pun, Demokrat masih fokus mempersiapkan hal tersebut.

Soal Revisi UU Kementerian Negara, Airlangga: Presiden Terpilih Diberikan Kekuasaan Menyusun Kabinet

"Kalau dari Demokrat seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, Pak Prabowo sudah meminta kepada Mas AHY untuk menyiapkan kader terbaik. Untuk jumlahnya biarkan itu menjadi rahasia antara Mas AHY dan Pak Prabowo," ujamya.

Lebih lanjut, Herzaky mengatakan pihaknya akan menyiapkan kader-kader terbaik untuk pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurut dia, kader tersebut memiliki loyalitas yang tinggi terhadap partai dan kredibilitas.

"Karena ini tugas yang amat berat bagaimanapun kita punya janji mewujudkan kepada masyarakat untuk mewujudkan program dan visi misi Pak Prabowo. Kita ingin menjadi kekuatan dalam kabinet ini, bukan lialibilty," kata dia.

"Sehingga Mas AHY akan berpikir dengan seksama dan menerima masukan dari berbagai pihak tentunya dari internal atau eksternal memilih kader yang akan diutus oleh beliau seperti yang disampaikan Pak Prabowo," ujar Herzaky.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya