Presiden Partai Buruh: IQ Prabowo Setara dengan Einstein

Presiden Partai Buruh Said Iqbal
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta - Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengungkapkan bahwa tingkat kecerdasan intelektual (IQ) presiden terpilih pada Pemilu 2024 Prabowo Subianto setara dengan tingkat IQ ilmuwan Albert Einstein.

img_title Prabowo Pasang Target Sampah RI Tuntas 2028, Danantara Mulai Tender Teknologi Pengolahan

"Saya tahu kecintaannya Pak Prabowo dengan rakyatnya, daya menyerapnya itu tinggi. Orang cerdas, IQ-nya 170, sama-sama Einstein," katanya saat memberi sambutan dalam acara diskusi tentang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) untuk para pekerja di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Senin, 10 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Said Iqbal mengaku paham secara persis mengenai kepribadian Prabowo setelah kedekatan yang terjalin selama 10 tahun terakhir.

img_title Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang, Pertemuan Berlangsung Tertutup

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjadi panelis dalam Pertemuan Shangri-La Dialogue di Singapura, Sabtu, 3 Juni 2023.

Photo :
  • ANTARA

Ia menilai Prabowo merupakan sosok pemimpin yang tegas, dan banyak mendengar aspirasi rakyat.

img_title Prabowo Bakal Bertemu Menlu Singapura Sore Ini, Asap Karhutla hingga Ekspor Gas Jadi Sorotan

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu juga menuturkan bahwa Prabowo merupakan seorang yang gemar membaca buku, bahkan hingga 50 buku sehari.

"Kalau Anda ke rumah beliau di Hambalang, mungkin dua kali ukuran ruangan ini, itu buku semua. Sehari beliau baca buku itu mungkin 50 buku, cepat dia bacanya," ungkapnya.

Said Iqbal melanjutkan, "Presiden kita ini pintar, superpintar. Saya tahu sendiri, jadi menteri-menterinya (nanti) kedodoran, saya kasih tahu, karena ilmunya tinggi sekali."

Pekerja melipat surat suara pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. (Foto ilustrasi).

Photo :
  • AP Photo/Tatan Syuflana

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Said Iqbal meminta kepada menteri di kabinet pemerintahan yang akan datang untuk dapat beradaptasi dengan cepat, termasuk di antaranya yang terlibat dalam kebijakan terkait dengan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT), Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), hingga KRIS.

"Kita harapkan KRIS jangan seperti itu, malu presidennya karena berulang-ulang keluarkan, cabut, keluarkan, cabut (peraturannya). Pastikan kebijakan itu terkomunikasikan, tersosialisasikan, dan tidak merugikan masyarakat, termasuk kalangan buruh," ujarnya. (ant)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo

Fasilitas di NTB dan NTT Belum Lengkap, Pramono Anung: Jakarta Siap Bantu Gelar PON 2028

Pramono Anung mengungkap kesepahaman dengan Menpora serta gubernur NTB dan NTT. Jakarta siap menjadi tuan rumah pendukung PON 2028 jika fasilitas belum tersedia.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut