Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Dipecat, PDIP Ungkap Sosok Penggantinya

Anggota DPRD Gorontalo Ngaku Mau Rampok Uang Negara
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – PDIP langsung mengambil sikap dengan memecat kader partainya, Wahyudin Moridu, sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo usai videonya viral di media sosial.

img_title Tiket Masuk Ragunan Diusulkan Naik Jadi Rp 10 Ribu, DPRD: Agar Mandiri dan Tingkatkan Kualitas

Ketua DPP PDIP Andreas Pareira menjelaskan PDIP akan langsung melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Wahyudin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan orang yang akan menempati kursi anggota DPRD Provinsi Gorontalo menggantikan Wahyudin ialah calon legislatif (caleg) yang mendapat suara terbanyak setelah Wahyudin di Pileg 2024.

img_title Hasto PDIP Ungkap Demokrasi RI Alami Kemunduran, Ini Alasannya

“Kalau dipecat, yang langsung akan diikuti oleh PAW oleh Caleg pada Pileg 2024 yang memperoleh suara terbanyak setelah Wahyudin,” kata Andreas saat dihubungi tvOnenews, dikutip Senin 22 September 2025.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira

Photo :
  • DPR RI

img_title Karhutlah, DPRD Provinsi Jambi Pastikan Bara Padam dan Gambut Kembali Basah

Sebagai informasi, pemecatan Wahyudin Moridu resmi diumumkan dalam konferensi pers PDIP di Gorontalo, Minggu 21 September 2025.

“Terhadap yang bersangkutan Dewan Pimpinan Pusat partai telah secara resmi mengeluarkan sanksi terberat yakni pemecatan,” kata Sekretaris DPD PDIP Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin.

Selain itu, La Ode juga mengatakan bahwa pengganti Wahyudin Moridu di DPRD Provinsi Gorontalo sudah disiapkan.

“Partai akan menyiapkan pengganti yang bersangkutan di DPRD Gorontalo sesuai mekanisme yang ada,” katanya.

Video Wahyudin viral di media sosial saat dirinya sedang menyetir mobil dengan seorang perempuan di sebelahnya.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita habiskan saja biar negara ini semakin miskin,” kata Wahyudin sambil tertawa.

Wahyudin juga mengatakan dalam perjalanan ke Makassar, dia membawa hugel atau hubungan gelap.

“Membawa hugel (hubungan gelap) langsung ke Makassar mengunakan uang negara. Siapa Ji? Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi. Nanti 2031 berhenti masih lama,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvOnenews/Syifa Aulia

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Bambang Hermanto usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Bengkulu, Ketua Komisi I DPRD Diperiksa

KPK menelusuri dugaan aliran uang yang berkaitan dengan Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Bambang Hermanto (BH) dalam pengembangan kasus dugaan suap proyek di Bengkulu.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut