Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Kesejahteraan Masyarakat

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VIVA – Pemerintah terus menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dalam setiap lini pemerintahan sebagai langkah nyata untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

img_title Purbaya Jamin Dana Buat Pembayaran Utang Whoosh Tersedia, Simak Penjelasannya

Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya menjadi tuntutan fiskal, melainkan juga sebagai strategi jangka panjang yang diarahkan untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari uang negara benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, mengingatkan agar efisiensi anggaran tetap menjamin kualitas pelayanan publik. Menurutnya, efisiensi bukan berarti pemangkasan secara besar-besaran. 

img_title Lapor ke Prabowo, Mendagri: Sejumlah Pemda Terdampak Bencana NTT Lambat Cairkan Anggaran

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi

Photo :
  • Dok. Istimewa

“Efisiensi harus diiringi dengan akuntabilitas, transparansi, serta inovasi dalam pengelolaan anggaran,” kata Cecep dalam keterangannya, Senin, 22 September 2025.

img_title Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah, Begini Respons Purbaya

Ia mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya bergantung pada dana pusat, tapi juga memperkuat pendapatan asli daerah dan menciptakan iklim investasi yang sehat. 

Langkah efisiensi anggaran ini juga menjadi bagian dari reformasi birokrasi dan penguatan kualitas belanja. Ia berharap, dengan penggunaan anggaran yang lebih tepat sasaran dan bebas dari pemborosan, kesejahteraan rakyat dapat ditingkatkan secara nyata dan merata di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi, dalam kerangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan bahwa anggaran negara harus dirancang dengan prinsip kehati-hatian, efisiensi, dan berpihak pada rakyat. 

“Penguatan efektivitas APBN dilakukan melalui optimalisasi pendapatan negara, belanja yang efisien dan efektif, serta pembiayaan yang inovatif,” ujarnya. 

Ia juga menyatakan bahwa APBN 2026 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional, meningkatkan kualitas belanja, serta memperluas jangkauan program-program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.

Efisiensi ini tak hanya berlaku di tingkat pusat, tetapi juga diperkuat di daerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Presiden Prabowo Subianto, saat membuka APKASI Otonomi Expo 2025, memberikan apresiasi terhadap sejumlah daerah yang berhasil melakukan efisiensi signifikan pada belanja birokrasi dan mengalihkannya ke sektor produktif. 

“Kita harus mengurangi anggaran yang hanya habis untuk perjalanan dinas, rapat, seminar, kunjungan kerja. Yang penting adalah kerja nyata, bukan kunjungan kerjanya,” tegas Presiden. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut