Ruhut: Demokrat Tak Permainkan Gerindra

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto
Sumber :
  • Rumgapres/ Rusman

VIVAnews - Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat. Ini jelas memperkecil peluang partai di luar koalisi masuk ke jajaran kabinet.

Selain PDIP, yang ramai diberitakan masuk ke jajaran kabinet adalah Partai Gerindra. Hadiah kursi menteri dinilai setimpal setelah 26 suara Partai Gerindra di DPR menyelamatkan muka Presiden Yudhoyono dari usulan Hak Angket Mafia Perpajakan.

Sejumlah petinggi Demokrat bahkan sesumbar bahwa kader Gerindra pantas menduduki Menteri Pertanian. Setelah dipastikan bahwa reshuffle tidak dilakukan dalam waktu dekat, sejumlah politisi Partai Demokrat menegaskan bahwa wacana mengajak Gerindra itu,sama sekali tidak bermaksud mempermaikan partai itu.

Waketum Nasdem Ahmad Ali Temui Prabowo Minta Dukungan Maju Pilgub Sulteng

Gerindra memang sudah menyambut tawaran berkoalisi itu. Bahkan sudah menyiapkan dua calon menteri dari Gerindra diusulkan ke Istana. Calon Menteri BUMN dan Menteri Pertanian.

Demokrat membantah bahwa partai itu memanfaatkan Gerindra untuk menekan Golkar dan PKS. "Itu tidak benar, kalau ada yang mengatakan seperti itu namanya menurunkan derajat Gerindra. Kami tidak pernah mempermainkan partai lain," kata Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, Rabu, 9 Maret 2010.

Menurut Ruhut, Presiden Yudhoyono dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sudah melakukan komunikasi intens. Hanya, belum diperoleh kesepakatan antarkeduanya. "Serahkan itu pada Pak SBY dan Pak Prabowo, biarkan mereka yang memutuskan," kata Ruhut, Rabu, 9 Maret 2011.

Sebelumnya, politisi Gerindra, Desmond J Mahesa, mencium gelagat partainya dijadikan alat menekan partai lain oleh Demokrat. Ia melihat ketidakharmonisan komunikasi antara Presiden Yudhoyono dan elit Demokrat.

Meski demikian, Desmond membantah partainya dilanda euforia mendapat tawaran masuk kabinet. Ia mengatakan partainya tak kecewa jika peluang masuk ke kabinet pupus. "Nggak ada yang kecewa," kata Desmond. "Pak Prabowo malah ketawa begitu dengar kabar itu."

Ganjar Beri Sinyal PDIP di Luar Pemerintahan, Gerindra Tetap Ajak Bersama-sama
Ketua Harian DPP Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad

Partai Pendukung Prabowo-Gibran Akan Kumpul, Termasuk PKB-Nasdem Diajak

Partai di Koalisi Indonesia Maju atau KIM, akan segera berkumpul syukuran usai Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, menang di Pilpres 2024. PKB dan Nasdem diundang.

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024